Berita

rachmawati/net

Rachmawati Ungkap Sejumlah Anomali di Dalam Ceramah Megawati

KAMIS, 20 AGUSTUS 2015 | 09:16 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Ada banyak anomali dalam ceramah kebangsaan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang disampaikan di MPR.

Di antara anomali itu, Megawati mengatakan bahwa Indonesia harus punya Garis-garis Besar Haluan Negara GBHN). Megawati lupa bahwa UUD 1945 sudah diamandemen empat kali, dan diganti dengan UUD yang liberal kapitalistik oleh Megawati sendiri.

Demikian disampaikan politisi senior yang juga Ketua Yayasan Pendidikan Soekarno, Rachmawati Soekarnoputri, dalam keterangan beberapa saat lalu (Kamis, 20/8).


"MPR diamandemen sehingga tidak lagi mempunyai kewenangan membuat GBHN, tidak punya kewenangan membuat ketetapan, bukan lembaga tertinggi lagi, intinya sudah dikebiri," ungkap Rachma.

Anomali lainnya, lanjut Rachma, Megawati bicara ketatanegaraan tapi tidak membuat perbandingan antara MPR hasil UUD 1945 asli yang bersifat monokameral, dengan kedudukan MPR hasil amandemen yang malah bersifat Trikameral.

"Obscur libel alias tidak jelas karena ada DPR dan DPD serta MPR itu sendiri. Lagi-lagi anomali Mega tidak mengetahui bahwa pemerintah melakukan pelanggaran ketatanegaraan tentang nomenklatur kementriaannya yang melanggar UU," demikian Rachmawati. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

MNC Siap Lawan Putusan CMNP Lewat Banding hingga PK!

Selasa, 28 April 2026 | 20:09

Menyambut Hardiknas 2026: Mengupas Makna Tema, Filosofi Logo, dan Harapan Pendidikan Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 20:06

RUPS bjb Angkat Susi Pudjiastuti Jadi Komut, Ayi Subarna Dirut

Selasa, 28 April 2026 | 20:02

KAMMI Ingin Perempuan jadi Penggerak Kedaulatan Energi

Selasa, 28 April 2026 | 20:01

Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar ke-35

Selasa, 28 April 2026 | 19:59

Prabowo Sempatkan Ziarah ke Makam Sang Kakek Margono Djojohadikusumo

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Jamaluddin Jompa Kembali Jabat Rektor Unhas

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Legislator Golkar Desak Dirut KAI Mundur

Selasa, 28 April 2026 | 19:44

RUPST bank bjb, Susi Pudjiastuti Komut Independen

Selasa, 28 April 2026 | 19:42

Polri Unjuk Gigi, Timnas Silat Sapu Emas di Belgia

Selasa, 28 April 2026 | 19:34

Selengkapnya