Berita

Jenderal Nanan: Jangan Salahkan Polisi, Konvoi Moge di Yogya Sesuai Aturan

MINGGU, 16 AGUSTUS 2015 | 21:47 WIB | LAPORAN:

Ketua Umum Harley Davidson Club Indonesia (HDCI), Komjen (purn) Nanan Sukarna siap bertanggung jawab bila dalam konvoi 4 ribu motor besar alias motor gede (moge) di Yogyakarta dinilai salah aturan.

Namun, Nanan dia meluruskan konvoi tersebut sudah sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Tindakan menerobos lampu merah juga tidak melanggar aturan karena diperbolehkan UU LLAJ bagi konvoi yang oleh polisi dianggap bisa masuk kategori khusus.

"Saya selaku Ketua Umum HDCI akan bertanggung jawab. Kita sepakati memenuhi undangan bikers Yogya. Kita sepakat lakukan upacara bendera, bukan hanya biker motor besar saja. Tapi juga motor jenis lain yang tergabung dalam JAC," ujar mantan Wakapolri itu, dalam jumpa pers di kawasan Jakarta Selatan, Minggu.


Nanan berharap publik tidak menyudutkan pihak kepolisian dalam persoalan tersebut. Pasalnya, tindakan pihak pihak dalam skala prioriyas memerikan pengawal agar tidak terjadi penumpukan dan kemacetan akibat ribuan motor.

"Kami sudah izin dari Polda Yogyakarta dan Polda Jawa Tengah, juga Mabes Polri. Ini untuk meminimalisir. Ini skala prioritas, kami tidak minta diprioritaskan. UU-nya ada kok," jelas Nanan yang juga Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia itu.

Sekali lagi ditegaskan mantan Irwasum Polri itu, Polisi tidak menyalahi aturan."Polisi gunakan wewenang mengawal publik," terangnya.

Yang pasti kata Nanan, para biker motor besar yang juga bergabung motor-motor jenis lainnya, untuk melaksanakan upacara bendera memperingati 70 tahun Indonesia merdeka. "Jika ada anggota yang melanggar laporkan saja," pungkasnya. [zul]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya