Berita

net

Kota Tembagapura Meriah di Bulan Agustus, Meski Cuaca Pegunungan Ekstrem

MINGGU, 16 AGUSTUS 2015 | 17:18 WIB | LAPORAN:

Distrik Tembagapura, Papua, tempat puluhan ribu pekerja PT Freeport bermukim terasa lebih meriah di bulan Agustus. Sejumlah kegiatan digelar internal karyawan maupun perusahaan untuk menyemarakkan perayaan ulang tahun ke-70 RI di distrik bersuhu sekitar 11 derajat celcius itu.

Distrik Tembagapura dipimpin Kepala Distrik Selamat Suparjo. Namun secara internal distrik ini memiliki walikota yang sekarang dijabat Peter Sibarani. Sejumlah kemeriahan membuat semarak Distrik Tembagapura ini diantaranya, pertandingan antarkaryawan di Sporthall Ridge Camp, ada juga Bazaar murah, lomba tumpeng antar divisi, penampilan Marching Band Yonif 754, permainan anak dan tarian papua. Selain itu pada 18 Agustus malam digelar konser merah putih.

Distrik yang dikelilingi pegunungan ini sulit diprediksi cuacanya. Sekalipun siang hari cuaca terang, bisa berubah ekstrem dimana pegunungan sekelilingnya menghilang karena tebalnya kabut dan cuaca  berubah dingin di bawah 10 derajat celcius.


Kemeriahan lain yang dirasakan di Distrik Tembagapura beberapa hari ini adalah misi pendakian ke gunung Carstenz Piramid, Papua (4.884 mdpl). Acara tahunan perayaan proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 2015 ini melibatkan tiga organisasi tim pendakian yang terkonfirmasi.
Selain pendaki karyawan PT Freeport, tim pendakian  lain adalah tim Cartensz Marinir-Rakyat Merdeka. Tim ini  terdiri pendaki 16 anggota Korps Marinir, pendaki tuna daksa dunia Sabar Gorky, 5 anggota pencinta alam Tramp (Top Ranger And Mountain Pathfinder), 1 jurnalis dari Kantor Berita Politik RMOL, 2 jurnalis dari MNC TV, 3 Jurnalis dari Trans TV dan seorang dokter pendaki asal Surabaya, dokter Agung Hadyono.

Para pendaki ini akan melakukan seremoni pengibaran bendera merah putih dan sejumlah atribut kesatuan dan elemen-elemen organisasi.

Pantauan dari Posko Utama pendakian di pos mil 72 distrik Tembapura, tim pertama pendaki  yang sudah berangkat Kamis (13/8) melakukan penjajakan aklimatisasi,  berhasil menapaki  puncak Cartenz, Sabtu (16/8). Namun, karena rombongan pendakian ini bergelombang, baru akan tiba bersamaan pada acara peringatan kado 70 tahun Indonesia merdeka Senin (17/8).

Tim pendaki yang terus dipantau dari Posko Utama di mil 72 Tembagapura sendiri sempat mengalami putus komunikasi karena cuaca ekstrem yang akibatkan sulit  berkomunikasi.

Tak urung situasi itu membuat Wakil Komandan Ekspedisi Carztensz Letkol Mar Supriyadi, Ketua Umum Tramp (Top Rager and Mountain Pathfinder) Hendrata Yudha serta Feril Nawali (RMOL.CO) yang siaga di pos pemantauan cemas dan kuatir. Sampai akhirnya, terkonfirmasi seluruh anggota pendakian dalam keadaan baik-baik saja dan istirahat di basecamp lembah danau-danau di ketinggian 4.261 Mdpl. [zul]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya