Berita

DPD Minta Keseriusan Jokowi Bangun Maritim

JUMAT, 14 AGUSTUS 2015 | 22:29 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Meminta Keseriusan Jokowi Membangun Maritim

Masalah pembangunan maritim laut bukan hanya masalah tol laut dan masalah pengangkutan dari satu pulau ke pulau lain, tetapi juga membangun infrastrukturnya mulai dari daerah.

Begitu ditegaskan Wakil Ketua DPD RI GKR Hemas di sela Sidang bersama DPR RI-DPD RI dengan agenda Pidato Kenegaraan Presiden RI di komplek Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8).


GKR Hemas menyoroti pidato Presiden tentang pembangunan kemaritiman. Infrastruktur daerah dalam mengakomodasi rencana "tol laut" ala Jokowi masih minim. Ketimpangan pembangunan terutama di luar Jawa yang menghubungkan distribusi barang dan jasa kebutuhan pokok dan pangan ke seluruh daerah di Indonesia belum terintegrasi, baik jalan, transportasi, dan pelabuhan.

Program pemerintah yang mendukung program ini adalah dengan sudah berlakunya UU Kelautan no.32 tahun 2014 dan UU Desa No 6 tahun 2014. Dengan dana desa, daerah bisa lebih cepat membangun dan memperkuat sendi perekonomian. DPD mendukung program Pemerintah,  hal tersebut bisa dilihat dalam ikut membantu pemda mensosialisasikan dana desa dalam setiap kegiatan ke daerah.
"Pelabuhan juga harus dipersiapkan pemerintah dalam menunjang kemaritiman tersebut," ujar Hemas.

Hemas menjelaskan jika pemerintah mencetuskan program harus disertai pendampingan, baik dari eksekutif, legislatif maupun pemda dan melibatkan Kementerian terkait.

"Potensi Sumber Daya Laut sangat besar untuk meningkatkan devisa, sekarang tinggal dananya APBN 2016 itu apakah mencukupi atau tidak untuk mengelola program pemerintah tersebut," katanya.

Hemas juga menyoroti masalah Indonesia timur, perimbangan keuangan pusat dan daerah, dan meminta pemerintah mempercepat pembangunan Indonesia timur. Dengan adanya tol laut yang menjadi program maritim Jokowi tersebut diharapkan pemerataan pembangunan semakin cepat.[dem]


Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya