Berita

ahmad basarah/net

Kalau Jadi Presiden, Basarah Ubah Kemenkominfo Jadi Kementerian Penerangan

KAMIS, 13 AGUSTUS 2015 | 14:42 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ketua Badan Sosialisasi MPR RI Ahmad Basarah mengatakan fungsi Badan Koordinasi Kehumasan Pemerintah (Bakohumas) adalah fungsi organik badan humas dalam struktur kelembagaan yang mempunyai fungsi keluar dan ke dalam yang offensif untuk membentuk pencitraan dan persepsi yang positif.

Demikian disampaikan politisi PDI Perjuangan itu di hadapan peserta Bakohumas, kegiatan yang diselenggarakan oleh Setjen MPR, di Ruang Delegasi, Komplek Parlemen, Jakarta (Kamis, 13/8).

Berangkat dari hal yang demikian, Basarah mengandaikan bila dirinya menjadi Presiden maka akan mengubah Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menjadi Kementerian Penerangan sehingga mempunyai tanggung jawab yang jelas dalam memberi penerangan.


Bagi Basarah, fungsi kehumasan tak hanya memberi pesan namun juga membangun citra positif sehingga bermanfaat bagi bangsa dan bernegara.

Diungkapkan bahwa bangsa ini sedang mengalami perang ideologi dan perang nirmiliter. Terhadap perang ideologi tersebut, bangsa ini sepertinya permisif atau memberi jalan, baik itu ideologi dari Barat maupun dari Timur Tengah.

"Masuknya ideologi dari luar itu bisa cepat sebab bangsa ini tengah jauh dari nilai-nilai luhur bangsa, Pancasila. Pancasila pada masa lalu, pada masa Orde Baru sejarahnya tak disajikan secara lengkap, juga dijadikan indoktrinasi. Akibat yang demikian maka banyak orang yang trauma pada Pancasila," ujar Basarah.

Akibat yang demikian, lanjut Basarah, pada era reformasi Pancasila dijauhkan. Dampaknya masyarakat tak hafal dan mengerti tentang Pancasila. Hal demikian tak hanya dialami oleh anak sekolah saja namun juga para calon hakim MA.

"Berangkat dari fenomena tersebut maka MPR mengambil keputusan politik dengan melakukan sosialisasi Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika," tukasnya seperti dari Humas MPR yang diterima redaksi. [rus]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya