Berita

ilustrasi/net

RESHUFFLE KABINET KERJA

PPP Tidak Masalah PDIP Tambah Satu Kursi Menteri

KAMIS, 13 AGUSTUS 2015 | 11:41 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kubu Rohamurmuziy tidak mempermasalahkan sikap Presiden Jokowi yang tidak menambah jatah kursi partainya dalam perombakan kabinet kemarin (Rabu, 12/8).

Ditegaskan Wasekjen DPP PPP kubu Romi, Arsul Sani bahwa keputusan ‎kubunya mendukung pemerintah dan bergabung dengan Koalisi Indonesia Hebat (KIH) bukan merupakan dukungan yang didasari atas keinginan mendapatkan posisi-posisi strategis di pemerintahan.

"Kan kalau soal menteri memang hak prerogatif presiden. Itu kembali ke presiden yang memutuskan. Masa nggak dapat menteri langsung ngambek?" kata Arsul saat dihubungi wartawan‎ di Jakarta, Kamis (13/8).


Lebih lanjut, anggota Komisi III DPR ini menegaskan bahwa kubu Romi tidak iri dengan PDIP yang mendapat tambahan satu kursi. Kubu Romi, lanjut Arsul menganggap wajar apabila PDIP mendapatkan tambahan kursi. Ini mengingat banteng moncong putih adalah partai pengusung utama Jokowi-JK.

"Apalagi kan kita tahu PDIP tidak ada Menteri yang berada di ring 1. Sehingga lewat penunjukkan Mas Pram di Seskab diharapkan mampu menjembatani komunikasi dari PDIP dan KIH ke presiden. Pram jadi Seskab malah bagus karena dulu tidak ada menteri dari koalisi yang menjadi menteri di ring 1 presiden," tandasnya. [ysa]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya