Berita

Bisnis

Menteri Thomas Keceplosan, Dirjen Perdagangan Luar Negeri Mau Dicopot

RABU, 12 AGUSTUS 2015 | 20:07 WIB | LAPORAN:

. Mantan Menteri Perdagangan, Rahmat Gobel yakin dengan profesionalitas dan pengalaman penggantinya, Thomas Lembong dalam meneruskan tugas-tugasnya.

Termasuk, mengatasi waktu tunggu barang di Pelabuhan (Dwelling Time) yang belum lama ini menjadi polemik. Gobel yakin Thomas sudah memahami masalah itu.

"Jadi mengenai dwelling time itu masalahnya adalah ketika barang di bongkar, sampai barang kembali ke pelabuhan, itulah dwelling time.Dan Kemendag sudah mengeluarkan peraturan untuk itu. Bahwa kalau belum mempunyai ijin impor dari Indonesia, barang itu tidak boleh dimuat dari pelabuhan. Supaya mengurangi dwelling time itu sendiri, dan juga membangun disiplin para importir, karena banyak importir kita dia barang udah dibawa baru dia urus. Saya kira beliau sudah paham itu," jelas Gobel usai acara sertijab di Auditorium Utama Kementrian Perdagangan, Jakarta (Rabu, 12/8).


Thomas Lembong langsung mengiyakan penjelasan Gobel. Namun, Thomas keceplosan bahwa dalam waktu dekat ini dia akan mengganti Direktorat Jendral Perdagangan Luar Negeri.

"Saya paham. Apa lagi nanti akan ada perombakan bagi Dirjen Perdagangan Luar Negeri," sambar Thomas.

Mendengar ucapan Thomas, Gobel yang ada di sebelahnya langsung bilang hal itu bisa dibahas dalam kesempatan lain. Ia meminta awak media memberikan waktu satu atau dua hari bagi Thomas untuk mempelajari masalahnya dulu.

"Itu nanti. Rekan-rekan bisa menanyakannya dalam kesempatan yang lain. Hari ini kan perkenalan saja. Jangan ditanya langsung programnya apa, jangan kasih bocoran dulu pak. Saya kemarin juga ditanyain gini nih, gak bisa jawab. Jadi jangan tanya programnya dulu, biarlah beliau satu dua hari ini belajar secara keseluruhan, baru kawan-kawan boleh tanyakan," timpal Gobel. [sam]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat Lampung, Apa Maknanya?

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:21

Safari Politik Jokowi Bukti Kepemimpinan Gibran dan Kaesang Lemah

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:21

Jokowi dan PSI, Duri dalam Daging Pemerintahan Prabowo

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:09

Daftar Wilayah yang Berpotensi Terdampak El Nino 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:05

Keiko Fujimori Akhirnya Bernasib Sama Seperti Prabowo

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:03

KPK Sebut 10 Orang Diamankan dalam OTT Kuansing

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:57

Panitia Minta Jokowi Datang Setelah Acara Adat, Kunjungan Malah Batal

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:50

Koperasi Beri Ruang Bagi Mahasiswa Berwirausaha

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:37

Tutup Perdagangan Akhir Bulan: IHSG Merosot ke 5.643, Rupiah Loyo Dekati Rp18 Ribu

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:28

Ketum AHY: Genap 25 Tahun, Partai Demokrat Ingin jadi Bagian Solusi

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:19

Selengkapnya