Berita

Marwan Jafar

Pemerintah Luncurkan Program PKKPM untuk Atasi Kemiskinan

SELASA, 11 AGUSTUS 2015 | 23:41 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah tertinggal, dan Transmigrasi meluncurkan program Peningkatan Kesejahteraan Keluarga Melalui Pemberdayaan Masyarakat (PKKPM).

PKKPM yang digawangi Direktoral Jenderal Pembangunan Kawasan Perdesaan ini merupakan program unggulan dari Kementerian Desa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat perdesaan.

"Program ini akan disebar di seluruh wilayah di Indonesia, yaitu di 102 kabupaten dan 183 kecamatan," ujar Menteri Desa, Marwan Jafar, saat membuka Rapat Koordinasi Pelaksanaan Program PKKPM Pusat dan Daerah di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Selasa (11/8).


Program PKKPM ini akan mendorong peran aktif pemerintah daerah dan memperkuat koordinasi lintas pemangku kepentingan yang terkait dalam kegiatan-kegaiatan pengentasan kemiskinan.

"Treatmen program ini nantinya by name by addres masyarakat miskin berdasarkan indeks kemiskinan wilayah (IKW). Dengan Demikian pemanfaatan sasaran sangat jelas individu-individunya dan dapat dipertanggung jawabkan," jelasnya.

Menteri Marwan menegaskan, Kementerian Desa harus bekerja keras dalam mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat perdesaan, khususnya rumah tangga miskin melalui strategi penanggulangan kemiskinan.

"Ada tiga strategi penanggulangan kemiskinan, pertama pengembangan sistemm perlindungan sosial yang menyeluruh dan terintegrasi, kedua pemenuhan pelayanan dasar bagi penduduk miskin dan rentan, ketiga, pengembangan penghidupan secara berkelanjutan," tandasya.

Tiga strategi tersebut, imbuh Menteri Marwan, akan diimplementasikan melalui kebijakan Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi diantaranya dengan memprioritaskan pembangunan desa yang meliputi pemenuhan kebutuhan dasar desa, sarana dan prasarana desa, pengembangan ekonomi lokal desa, pemanfaatan sumber daya alam dan lingkungan secara berkelanjutan.

"Tentunya program ini juga harus mendapatkan dukungan di tingkat lokal, regional, dan nasional dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan," imbuhnya.

Sebagai informasi, Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) selama periode Maret 2014 -September 2014, jumlah penduduk miskin di daerah perkotaan turun sebanyak 0,15 juta orang ( dari 10,51 juta orang pada Maret 2014 menjadi 10,36 juta orang pada September 2014. Sementara di daerah pedesaan turun sebanyak 0,40 juta orang (dari 17,77 juta orang pada Maret 2014 menjadi 17,37 juta orang pada September 2014.

Persentase penduduk miskin di daerah perkotaan pada Maret 2014 sebesar 8,34 persen, turun menjadi 8,16 persen pada September 2014. Sementara persentase penduduk miskin di daerah perdesaan turun dari 14,17 persen pada Maret 2014, menjadi 13,76 persen pada Sepetember 2014. [dem]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya