. Meski sudah terjadi perubahan pimpinan, fatsun politik Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak akan berubah. PKS akan tetap berada di jalur luar pemerintahan bersama Koalisi Merah Putih (KMP).
Begitu ditegaskan politisi PKS Fahri Hamzah saat ditemui di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta (Selasa, 11/8).
"Komitmen kepada KMP itu memang bukan keputusan tertulis Majelis Syuro. Tapi itu komitmen rutin dari PKS untuk memperkuat KMP. Akan tetap menjaga soliditas KMP," ujarnya.
Ia menegaskan bahwa Ketua Majelis Syuro Salim Segaf Al Jufri bersama Presiden PKS Sohibul Iman bisa solid di KMP. ‎Kehadiran PKS dan dimenangkannya Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie di PTUN Jakarta, menurutnya, akan menambah kesolidan dalam tubuh KMP.
"Insya Allah KMP solid. Alhamdulilah Golkar juga sudah mau final," katanya.
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar musyawarah ke-I Majelis Syura Masa Khidmah 2015-2020 di Mason Pane, Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Acara digelar 9 hingga 10 Agustus itu menghasilkan beberapa keputusan. Dalam sidang Musyawarah Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah ditetapkan Kursi Ketua Majelis Syuro beralih dari Hilmi Aminuddin ke Salim Segaf Al-Jufri, sedangkan kursi presiden diserahkan Anis Matta ke Muhammad Sohibul Iman.
[rus]