. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Utara (Lutra) terus berupaya melakukan sosialisasi dalam meningkatkan partisipasi pemilih pada Pilkada Lutra 2015, salah satu diantaranya adalah menggandeng Nahdlatul Ulama (NU) dalam melakukan sosialisasi dalam acara Halal Bihalal.
Kegiatan ini berlangsung di Desa Hasanah Kecamatan Mappedeceng yang diikuti oleh umat Muslimah NU se-Kabupaten Lutra Provinsi Sulawesi Selatan, Minggu (10/8).
Komisioner KPU Lutra Devisi Sosialisasi, Munawar mengatakan bahwa berdasarkan UU Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pilkada KPU dengan instensifnya melakukan sosialisasi, agar pemilih dapat berpartisipasi dalam keseluruhan tahapan Pilkada.
"Sehingga pada hari ini kami melakukan sosialisasi tentang pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Luwu Utara Tahun 2015 di Acara Halal Bi Halal yang diselenggarakan oleh Muslimah Nahdlatul Ulama (NU) se-Kabupaten Luwu Utara. Ini adalah upaya KPU dalam meningkatkan partisipasi pemilih dan kami bekerja sama dengan ormas keagamaan," ujar Munawar.
Pemilu merupakan sarana kedaulatan rakyat, lanjut Munawar, karena pemilu ini untuk memilih para pemimpin baik itu legeslatif maupun eksekutif, dan termasuk saat ini kita akan kembali memilih bupati dan wakil bupati yang akan dilaksanakan pada tanggal 9 Desember mendatang. Untuk itu mari kita gunakan hak yang telah diberikan undang-undang dengan sebaik-baiknya.
Munawar menambahkan bahwa salah satu peran masyarakat adalah ikut aktif dan berpartisipasi dalam penyelenggaraan Pilkada serta menyosialisasikan pemilu ini kepada keluarga serta masyarakat lainnya apalagi saat ini sudah memasuki tahapan pemutakhiran data pemilih dan sementara dalam proses pencocokkan dan penelitian (coklit).
"Kami harap peran masyarakat untuk aktif dan mengawasi jalannya proses pendataan ini serta menyampaikan kepada petugas kami jika masih ada yang belum terdaftar," tegasnya.
Munawar mengharapkan dengan melibatkan Muslimah NU, ia yakin kalau tingkat partisipasi pemilih pada Pilkada 2015 akan meningkat, karena mempunya jaringan yang sangat luas dan kuat mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga pedesaan.
Sementara itu Ketua Muslimah NU Suparmi M. Nurhuda mengatakan bahwa sesuai petunjuk pengurus dari pusat dan provinsi Muslimah NU dalam Pilkada serentak 2015 dalam posisi netral.
"Semua itu terserah kepada umat Muslimah NU siapa saja yang mereka mau dukung dan jika ada oknum Muslimah NU yang mendukug itu adalah sifatnya pribadi bukan ormas kami. Insyaallah kami netral siapapun yang akan terpilih itulah pemimpin kita," ujarnya.
Suparmi mengharapakan agar semua Muslimah NU ini tidak melibatkan diri dalam politik praktis dan berperan akatif dalam mendukung salah satu calon. Akan tetapi diberikan kebebasan dalam menyalurkan hak pilihnya silahkan.
"Terimakasih kepada KPU karena sudah membangun kerjasama yang baik dalam pelaksanaan sosialisasi pilkada karna dengan melibatkan kami, erta sudah memberikan pencerahan politik kepada umat Muslimah NU dan berharap Pemilihan Bupati di Luwu Utara ini berjalan dengan aman, damai dan menghasilkan pemimpin yang inspiratif," tukas Suparmi.
[rus]