Berita

oesman sapta/net

Oesman Sapta Siap Mundur Wakil Ketua Jika LCC MPR Ditiadakan

SENIN, 10 AGUSTUS 2015 | 12:44 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Sebagian orang sering mengatakan bahwa empat pilar itu tidak penting karena sudah usang dan ketinggalan zaman. Padahal sejatinya, keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ditentukan oleh seberapa besar rasa nasionalisme rakyatnya.‎

Maka dari itu, anggapan bahwa empat pilar sudah usang adalah tidak benar. Bahkan sampai kapanpun sosialisasi empat pilar itu harus dilakukan agar setiap warga negara mengetahui dan memahami nilai-nilai kehidupan berbangsa dan bernegara.

Begitu kata Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta Odang, di hadapan 340 peserta  Lomba Cerdas Cermat ( LCC ) MPR RI (Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika dan Ketetapan MPR RI) tingkat SLTA se-Indonesia, saat mereka mengikuti acara audiensi kepada pimpinan MPR di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Senin, 10/8).


Untuk itu OSO, begitu ia disapa, berjanji akan terus mengawal berlangsungnya LCC 4 pilar MPR. Ia menilai acara itu sangat penting diadakan dalam rangka menumbu suburkan nasionalisme di kalangan generasi muda.

"Saya akan selalu memperjuangkan agar kegiatan LCC, ini bisa terus berlangsung. Bahkan saya akan keluar dari MPR jika LCC sampai ditiadakan," kata Oso menambahkan.

Pada kesempatan itu Oso berharap kedatangan peserta LCC ke Jakarta tidak semata untuk mencari kemenangan. Tapi lebih dari itu mereka juga harus mempererat persahabatan dan tali persaudaraan. Karena sikap seperti itu akan turut berkontribusi dalam keutuhan NKRI.‎

Turut hadir dalam acara ini Wakil Ketua MPR RI E.E Mangindaan dan Mahyudin. [ysa]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya