Berita

Djarot Saiful Hidayat/net

Pemprov DKI Ingin Angka Kemiskinan Tahun 2016 Turun Jadi 3 Persen

JUMAT, 07 AGUSTUS 2015 | 05:50 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat mengatakan tingkat kemiskinan di Ibukota pada 2015 sudah mengalami penurunan yang cukup signifikan dibanding 2014. Tingkat kemiskinan tahun ini sebesar 3,53 persen atau turun 0,56 persen.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) DKI tercatat jumlah penduduk miskin pada Maret 2013 mencapai 352.960 orang atau sebesar 3,55 persen.
Beberapa bulan kemudian, tepatnya pada September 2013, jumlah penduduk miskin di Jakarta terus mengalami peningkatan, yakni menjadi 371.700 orang atau 3,72 persen.

Pada September 2014, BPS DKI juga mencatat tingkat kemiskinan di Jakarta mengalami peningkatan mencapi 412.790 orang atau mencapai 4,09 persen.

Pada September 2014, BPS DKI juga mencatat tingkat kemiskinan di Jakarta mengalami peningkatan mencapi 412.790 orang atau mencapai 4,09 persen.

"Kalau sekarang kan 3,53 persen ya," kata Djarot di Balaikota, Jakarta, Kamis (6/8).

Mantan anggota DPR dan mantan Walikota Blitar ini menyatakan, Pemprov DKI bertekad untuk menurunkan tingkat kemiskinan pada 2016. Tahun depan, ia ingin jumlah tingkat kemiskinan harus sudah 3 persen.

"Makanya kami perlu terus menerus lakukan upaya penurunan tingkat kemiskinan," ucap Djarot seperti dikabarkan RMOL Jakarta.

Politisi PDIP ini memprediksi kantong-kantong kemiskinan di Jakarta ada di pemukiman padat. Ia memperkirakan Jakarta Pusat dan Jakarta Timur yang paling banyak jumlah warga miskin, sedangkan Jakarta Selatan paling rendah jumlah warga miskin.

"Kalau kita melihat kantong-kantong kemiskinan, kita bisa tahu di pemukiman padat yang sekarang sering terjadi tawuran," tandas Wagub Djarot. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya