Berita

gatot pujo nugroho/net

Hukum

Kejagung Segera Garap Gubernur Gatot di Kasus Bansos

JUMAT, 07 AGUSTUS 2015 | 05:31 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Jaksa Agung M Prasetyo mengungkapkan bahwa anak buahnya akan segera memeriksa Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Gatot Pujo Nugroho terkait kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial (bansos) Pemprov Sumut. Pasalnya, kini Kejagung memang sedang mengusut kasus korupsi dana bansos dari APBD Sumut yang menyeret Gatot.

Hanya saja, Kejagung harus menunggu proses hukum atas Gatot yang kini ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena disangka menyogok hakim PTUN Medan.

"Sekarang kan masih intensif ditangani KPK. Sebelum Gatot pun akan ada yang kami panggil. Setiap hari kami periksa (saksi-saksi kasus bansos Sumut),” ujar Prasetyo di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Kamis (6/8).


Prasetyo menjelaskan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan KPK untuk mengatur jadwal pemeriksaan atas Gatot. Hanya saja, ia enggan mengungkapkan waktu yang tepat.

"Jadwalnya kami atur supaya tidak terjadi tabrakan. Kasusnya kan beda.  Satu penyuapan, lewat OTT KPK bisa dibongkar. Satu lagi perkara (bansos) sudah lama kami lakukan penyelidikan," imbuhnya seperti dilansir dari JPNN.

Sebelum berencana memanggil Gatot, Kejagung sudah memeriksa Wakil Gubernur Sumut, Tengku Erry Nuradi. Selain itu, Kejagung juga sudah memeriksa sejumlah anak buah Gatot di Pemprov Sumut. Antara lain Ahmad Fuad Lubis (kepala biro keuangan), Baharudin Siagiaan (mantan kepala biro keuangan),  Hasban Ritonga (Sekdaprov Sumut) dan Hasiholan Silaen (asisten I bisang pemerintahan Sekdaprov Sumut).

Mereka dipanggil sebagai saksi lantaran dianggap mengetahui dugaan korupsi dana bansos Provinsi Sumut tahun anggaran 2012-2013. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya