Berita

Jerry Sumampouw/net

Politik

PILKADA SERENTAK 2015

Tak Perlu Khawatir Walaupun Pilkada di Tujuh Daerah Tetap Ditunda

JUMAT, 07 AGUSTUS 2015 | 03:42 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Koordinator Komite Pemilih Indonesia (TePI), Jerry Sumampouw menyatakan pihak yang tidak nyaman dengan adanya pasangan calon tunggal di Pilkada serentak 2015 pada tujuh daerah bukan rakyat, tapi pasangan calon tunggal dan elite partai politik itu sendiri.

"Yang paling merasa terganggu dengan calon tunggal Pilkada itu, ya calon tunggal itu sendiri dan elite-elite partai politik pengusung," kata Jerry seperti dilanasir dari JPNN (Jumat, 7/8).

Terjadinya peristiwa tersebut menurut Jerry, karena perbuatan para elite politik itu sendiri. "Kenapa elite partai politk membiarkan kadernya di DPR membuat UU Pilkada seperti sekarang sehingga menimbulkan suatu ketidakpastian," tegasnya.


KPU, rakyat bahkan negara menurut Jerry, baik-baik saja, "Yang genting itu elite partai. Negara dan rakyat biasa-biasa saja. Jadi sudah tepat Presiden Joko Widodo tidak mengeluarkan Perppu Pilkada," ujarnya.

Dari aspek hukum lanjutnya, tidak ada persoalan dengan tujuh daerah yang tidak ikut Pilkada sebab undang-undang membolehkan Kementerian Dalam Negeri pengangkat pejabat sementara (PjS) kepala daerah.

"Contohnya, berapa lama Rano Karno jadi PjS Gubernur Provinsi Banten. Baik-baik saja provinsi tersebut dan fungsi-fungsi pemerintah daerah tetap jalan. Jadi tidak perlu kekhawatiran terhadap tujuh daerah yang Pilkadanya ditunda ke tahun 2017," ungkapnya.

Kalau dihitung pihak mana yang paling dirugikan karena Pilkada tidak bisa diselenggarakan di 7 daerah dimaksud, menurut Jerry justru rakyat setempat. "Rakyat yang rugi karena hak suaranya tidak dapat mereka gunakan," pungkasnya.

Sebelumnya, KPU telah menyetujui rekomendasi Bawaslu untuk membuka kembali pendaftaran pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah di tujuh kabupaten/kota yang hanya mempunyai satu pasangan calon, pada 9-11 Agustus 2015. Tujuh daerah tersebut adalah Kabupaten Blitar, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Timor Tengah Utara, Kota Mataram, Kota Samarinda, dan Kota Surabaya.

Namun apabila tetap hanya ada satu pasangan calon setelah KPU membuka kembali pendaftaran, maka KPU janji tidak akan memperpanjang masa pendaftaran lagi, dan Pilkada di tujuh daerah itu akan ditunda hingga Pilkada serentak 2017. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya