Berita

Ade Supandi/net

KSAL: Pengelolaan Laut Bukan Lagi Pilihan Tapi Keniscayaan

KAMIS, 06 AGUSTUS 2015 | 05:41 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Posisi Indonesia sangat strategis dan memiliki arti penting dalam konteks geostrategis regional dan global, karena selain memiliki potensi sumber daya yang luar biasa besar, juga terletak pada jalur pelayaran dunia dan titik-titik chokepoint yang vital bagi ekonomi dunia.

Demikian dikatakan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Ade Supandi ketika menyampaikan paparannya selaku keynote speech pada Seminar Nasional yang dilaksanakan oleh Dinas Hidro-Oceanografi Angkatan Laut (Dishidros) dalam rangka memperingati Hari Hidrografi Dunia ke-94 di Discovery Convention Center, Ancol, Jakarta (Rabu, 5/8).

Menurut KSAL, saat ini perekonomian global semakin bergantung pada transportasi laut, dimana 90 persen pergerakan komoditi dunia dilakukan melalui laut dan 40 persen dari lalu lintas perkapalan dunia melalui perairan Indonesia.


"Fakta ini menunjukkan betapa pentingnya arti laut Indonesia, tidak hanya untuk bangsa kita, tetapi juga untuk negara-negara lain," kata Ade Supandi dalam rilis Dispenal.

Untuk memajukan kesejahteraan umum bangsa Indonesia, lanjut KSAL, hanya dapat dicapai apabila Indonesia memaksimalkan pemanfaatan potensi ekonomi yang ada di laut. Potensi kelautan Indonesia, kata dia, meliputi perikanan, transportasi laut, industri maritim, wisata bahari dan potensi bahan tambang mineral maupun energi.

"Bayangkan betapa pesatnya pertumbuhan ekonomi negara kita apabila potensi itu dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kemakmuran bangsa. Oleh karenanya, pengelolaan laut bukan lagi pilihan apabila Indonesia ingin mencapai tujuan nasional, tapi suatu keniscayaan yang tidak bisa dipungkiri," tegasnya.

Seminar nasional ini bertujuan untuk memperoleh masukan para pakar dari berbagai pemangku kepentingan sebagai bahan dalam merumuskan kebijakan terkait dengan peran Dishidros dalam mendukung kebijakan pemerintah, menjadikan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia dan diharapkan dapat memberikan sumbang saran dalam proses pembangunan kelautan nasional yang berkesinambungan serta peran Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia dengan tema 'Peran Hidrografi dalam Mendukung Kebijakan Pemerintah Menjadikan Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia'.
 
Kegiatan ini juga merupakan refleksi dan tekad Dishidros dalam mensukseskan keberhasilan program lima pilar dalam Poros Maritim yang digagas Presiden Joko Widodo dan Wapres M. Jusuf Kalla, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) dan perdagangan bebas dunia. Peserta yang terlibat dalam seminar nasional terdiri dari seluruh stakeholder kelautan, pengamat politik, pengamat militer bidang maritim, NGO yang consern di bidang kelautan, Akademisi dari perguruan tinggi yang membuka program studi kelautan, pihak swasta di bidang survei dan pemetaan serta unsur TNI Angkatan Laut sendiri.
 
Hadir dalam kesempatan tersebut para asisten KSAL, pejabat utama Mabesal, Dankormar Mayjen TNI (Mar) Buyung Lalana, Waasrena Kasal Laksamana Pertama TNI Ir. Achmad Djamaludin, Kadishidros Laksamana Pertama TNI Daryanto, Kadispenal Laksamana Pertama TNI M. Zainudin, Wadan Seskoal Laksamana TNI A. Djonie Gallaran, dan pejabat lainnya. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya