Setelah wilayah Kota Bekasi dan Kabupaten Subang di Jawa Barat, bantuan air bersih Dompet Dhuafa merespons cepat atas bencana kekeringan yang juga dialami oleh masyarakat di Kabupaten Tuban Jawa Timur.
Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa mendistribusikan 30.000 liter air bersih untuk sekitar 1.000 jiwa yang berlokasi di dua RW yakni, RW 08 dan RW 09, Dusun Sidorejo, Desa Gaji, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban sejak Senin (3/8) lalu.
Selain itu, Tim DMC Dompet Dhuafa, juga memberikan bak penampungan air beserta airnya berkapasitas 1.000 liter untuk sarana wudhu di salah satu mushalla setempat.
"Sebelum mendapat bantuan, persediaan air bersih untuk kebutuhan minum dan MCK dirasa warga semakin sedikit. Alhamdulillah, suplai air bersih ini mampu mencukupi kebutuhan warga," kata Direktur DMC Dompet Dhuafa, Asep Beny dalam keterangannya, Kamis (6/8).
Setiap tahunnya, wilayah Tuban kerap mengalami bencana kekeringan. Rata-rata daerah yang dilanda kekeringan berada di wilayah perbukitan kapur, sehingga kesulitan memperoleh air bersih. Belum lagi, beberapa warga khususnya di wilayah Lamongan dan Tuban pun mengeluhkan lamanya proses pembangunan Waduk Jabung Lamongan-Tuban. Akibatnya, ribuan hektar sawah pun kekeringan.
"Sampai dengan saat ini, kekeringan di wilayah Kabupaten Tuban semakin meluas. Sudah ada lima kecamatan yang mengalami kekeringan yakni, Kecamatan Senori, Grabagan, Montong, Semanding dan Kerek," ujar Asep.
Sebelumnya, di Bekasi DMC Dompet Dhaufa telah mendistribusikan bantuan air bersih sebanyak 67.400 liter. Sedangkan di Subang, air bersih terdistribusikan sebanyak 32.000 liter.
[rus]