Berita

Dompet Dhuafa Distribusikan 30 Ribu Liter Air Bersih ke Tuban

KAMIS, 06 AGUSTUS 2015 | 05:13 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Setelah wilayah Kota Bekasi dan Kabupaten Subang di Jawa Barat, bantuan air bersih Dompet Dhuafa merespons cepat atas bencana kekeringan yang juga dialami oleh masyarakat di Kabupaten Tuban Jawa Timur.

Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa mendistribusikan 30.000 liter air bersih untuk sekitar 1.000 jiwa yang berlokasi di dua RW yakni, RW 08 dan RW 09, Dusun Sidorejo, Desa Gaji, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban sejak Senin (3/8) lalu.

Selain itu, Tim DMC Dompet Dhuafa, juga memberikan bak penampungan air beserta airnya berkapasitas 1.000 liter untuk sarana wudhu di salah satu mushalla setempat.


"Sebelum mendapat bantuan, persediaan air bersih untuk kebutuhan minum dan MCK dirasa warga semakin sedikit. Alhamdulillah, suplai air bersih ini mampu mencukupi kebutuhan warga," kata Direktur DMC Dompet Dhuafa, Asep Beny dalam keterangannya, Kamis (6/8).

Setiap tahunnya, wilayah Tuban kerap mengalami bencana kekeringan. Rata-rata daerah yang dilanda kekeringan berada di wilayah perbukitan kapur, sehingga kesulitan memperoleh air bersih. Belum lagi, beberapa warga khususnya di wilayah Lamongan dan Tuban pun mengeluhkan lamanya proses pembangunan Waduk Jabung Lamongan-Tuban. Akibatnya, ribuan hektar sawah pun kekeringan.

"Sampai dengan saat ini, kekeringan di wilayah Kabupaten Tuban semakin meluas. Sudah ada lima kecamatan yang mengalami kekeringan yakni, Kecamatan Senori, Grabagan, Montong, Semanding dan Kerek," ujar Asep.

Sebelumnya, di Bekasi DMC Dompet Dhaufa telah mendistribusikan bantuan air bersih sebanyak 67.400 liter. Sedangkan di Subang, air bersih terdistribusikan sebanyak 32.000 liter. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya