Berita

Ahmad Fauzi Syahputra

Calon Kepala Daerah Harus Belajar dari Kasus Gatot

KAMIS, 06 AGUSTUS 2015 | 03:46 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) ada 23 kabupaten/kota yang mengikuti gelaran Pilkada serentak 2015. Provinsi Sumut sendiri terdiri dari 33 kabupaten/kota.

Aktivis muda asal Sumut Ahmad Fauzi Syahputra berharap, Pilkada di 23 kabupaten/kota tersebut berjalan dengan fair. Jangan sampai ada fasilitas negara yang digunakan untuk pemenangan Pilkada terutama oleh incumbent (petahana).

Seperti diketahui, kasus suap hakim PTUN Medan yang menyeret Gubenur Gatot Pujo Nugroho bermula dari kasus Bantuan Sosial (Bansos), Dana Bantuan Hibah (DBH) dan Bantuan Dana Bawahan (BDB) Pemprov Sumut yang diduga digelontorkan untuk memuluskan kemenangan Gatot Pujo Nugroho-Tengku Erry Nuryadi pada Pilgub Sumut 2013 lalu.


"Untuk itu, calon kepala daerah khususnya incumbent, baik di Sumut dan luar Sumut, jangan sampai seperti Gatot. Mari ambil pelajaran dari kasus ini," kata Fauzi kepada redaksi di Jakarta, Kamis (6/8).

Fauzi barharap, lewat Pilkada di 23 kabupaten/kota se-Sumut pada 9 Desember 2015, mudah-mudahan bisa melahirkan pemimpin-pemimpin yang berkualitas, amanah dan cinta kepada rakyat.

"Ke depan, biacara soal Sumut jangan yang negatif-negatif lagi. Dan saya berharap kepala-kepala daerah dari Sumut yang terpilih nanti bisa berprestasi dan tampil di kancah nasional," tutur Fauzi.

Di sisi lalin, aktivis muda Muhammadiyah ini meminta kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan penegak hukum lainnya, agar membongkar kasus Gubernur Gatot tuntas hingga ke akar-akarnya, agar semua clear dan tidak ada difitnah. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya