Berita

Taufiqulhadi/net

Fraksi NasDem: Tidak Mungkin Presiden Dapat Dihina Seenaknya

KAMIS, 06 AGUSTUS 2015 | 00:39 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pemerintah melalui Kemenkumham mengajuan revisi RUU KUHP ke DPR, dimana salah satu pasalnya terdapat soal pasal penghinaan kepada presiden. Hal ini pun mendapat berbagai tanggapan dari berbagai pihak, seperti di kalangan politisi Senayan.

Anggota Komisi III dari Fraksi NasDem Taufiqulhadi menyatakan, putusan MK terdahulu tidak memilah-milah berkaitan dengan pasal penghinaan presden,  baik itu presiden sebagai kepala negara maupun secara personal. Namun demikian seorang kepala negara harus dilindungi.

"Tidak mungkin seorang kepala negara dapat dihina seenaknya," tegasnya dalam keterangan yang diterima redaksi, Kamis (6/8).


Oleh karena itu, secara prinsip, Taufiq memandang perlu akan adanya pasal tentang penghinaan ini. Hal demikian dimaksudkan untuk menghormati dan menghargai seorang presiden, baik sebagai kepala negara maupun kepala pemerintahan.

Taufiq menambahkan, Komisi III nantinya akan membahas khusus mengenai pasal penghinaan presiden yang merupakan masukan dari Menkumham. Menurutnya, pasal-pasal terkait hal tersebut harus jelas.

"Kategori penghinaan seperti apa, baik itu sebagai kepala negara maupun pribadi agar tidak menimbulkan multi tafsir," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Komisi III Aziz Syamsuddin menyatakan akan menolak usulan pemerintah yang ingin menghidupkan kembali pasal larangan tersebut karena telah ditolak oleh MK. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Ironi, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Kasus Narkoba

Jumat, 15 Mei 2026 | 22:14

SOKSI Bangkitkan Program P2KB, Perkuat Kaderisasi dan Konsolidasi Golkar

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:55

Konsultasi Bilateral di Moskow, RI-Rusia Soroti Konflik Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:50

Proyek Coretax DJP Digugat Buntut Aroma Monopoli

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:47

Masalah Etik dan Suap, Menteri PU Panggil Pulang ASN dari Luar Negeri

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:33

Ini Tips Menghitung Komponen Pembayaran Listrik

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:02

Nakba dan Perubahan Politik Regional di Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:57

Mantan Kepala Bakamla Ingatkan Kesiapan Finansial Negara Memodernisasi Alutsista

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:37

Menko Airlangga Bertemu PM Belarus, Ini yang Dibahas

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:36

Pakar: Ibu Kota Negara RI di Jakarta Konstitusional

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:09

Selengkapnya