Berita

Jeirry Sumampow/net

KPU Diminta Abaikan Rekomendasi Bawaslu

KAMIS, 06 AGUSTUS 2015 | 00:17 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Komisi Pemilihan Umum (KPU) diminta tidak mengikuti rekomendasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk menambah waktu pendaftaran bagi daerah dengan pasangan calon tunggal.

"Sebaiknya KPU tak mengikuti rekomendasi Bawaslu itu," kata Koordinatir Komite Pemilih Indonesia, Jeirry Sumampow kepada redaksi, Kamis (6/8).

Jelas dia, kalau KPU mengikuti rekoemndasi tersebut, berarti Husni Kamil Manik dkk mengakui bahwa ada kesalahan dalam proses pencalonan yang mereka buat.


"Ini juga bisa dilihat sebagai intervensi Pemerintah kepada kerja-kerja pengawasan yang dilakukan Bawaslu dan jajaran Panwas," ujar Jeirry.

Ia menilai, tak ada kewenangan Bawaslu membuat rekomendasi seperti itu. Karena tak ada kesalahan KPU di tujuh daerah dengan pasangan calon tunggal.

"Apa alasan Bawaslu mengeluarkan rekomendasi perpanjangan tahapan pencalonan. Saya tak melihat ada alasan untuk itu," tukas Jeirry.

Sebelumnya, Bawaslu memberikan rekomendasi kepada KPU untuk membuka kembali pendaftaran calon kepala daerah di tujuh kabupaten/kota agar tetap bisa ikut Pilkada serentak 2015.

Tujuh daerah yang masih memiliki satu pasangan calon kepala daerah yaitu Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Blitar, Kota Mataram, Kota Samarinda, Kabupaten Timor Tengah Utara, Kabupaten Pacitan, dan Kota Surabaya. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya