Berita

Politik

Pilkada dengan Calon Tunggal Sebaiknya Tak Ditunda

RABU, 05 AGUSTUS 2015 | 00:27 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pemilihan kepala daerah di tujuh wilayah dengan calon tunggal sebaiknya tetap dilaksanakan serentak pada Desember 2015 mendatang.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Indonesia Development Monitoring (IDM) Bin Tresnadi dalam keterangannya, Selasa (4/7).

"Pilkada harus tetap dilaksanakan sekali pun hanya ada satu pasangan yang mendaftar di KPU. Hal ini untuk menjamin hak konstitusi masyarakat dan calon tunggal," paparnya.


Selain itu, menurut dia, penundaan dan penempatan pelaksana tugas kepala daerah oleh pemerintah akan menganggu proses pembangunan di wilayah yang pilkadanya ditunda.

Aspirasi masyarakat, sebut dia, biasanya ditawarkan kepada calon kepala daerah pada saat pilkada. Atau sebaliknya, sang calon kepala daerah yang menjanjikan berbagai program untuk masyarakat.

"Jika ditunda maka aspirasi tersebut tidak dapat tersalurkan. Akibatnya program-program yang diinginkan masyarakat terhadap kepala daerahnya tidak dapat dipenuhi oleh fungsi executive daerah dalam hal ini Plt kepala daerah yang tidak dipilih oleh masyarakat," katanya.

Menurut dia, sekalipun hanya ada satu pasangan calon, pilkada di wilayah tersebut tetap harus dilaksanakan, misalnya kertas suaranya hanya ada dua pilihan yaitu blanko dan pasangan kepala daerah yang mendaftar di KPU.

Atau bisa juga Plt kepala daerah yang dipilih pemerintah pusat melawan calon yang mendaftar ke KPU.

"Dengan demikian proses demokrasi tetap terjaga dan hak konstitusi masyarakat tidak hilang. Dan, proses pembangunan di daerah yang melibat partisipasi masyarakat tetap berjalan," tukasnya.[rus]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya