Berita

imam nahrawi/net

Menpora Pastikan Bonus Bagi Atlet SOIna

SELASA, 04 AGUSTUS 2015 | 23:16 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Menpora Imam Nahrawi memastikan akan memberikan bonus bagi atlet dan pelatih Special Olympic Indonesia (SOIna) yang baru bertanding pada Special Olympic World Summer Games (SOWSG) 2015 di Los Angeles, Amerika Serikat. Apresiasi bonus bagi kontingen atlet tuna grahita ini merupakan sejarah baru karena merupakan kali pertama diberikan sehingga prestasi mereka disetarakan dengan prestasi atlet normal.

"Kali ini, kami mengeluarkan kebijakan bahwa bonus akan diberikan kepada atlet SOIna, disamaratakan dengan apresasi yang diberikan kepada atlet normal berprestasi di SEA Games, Asian Games dan Olimpiade. Para atlet SOIna yang meraih medali emas akan memperoleh bonus sebesar Rp 200 juta, Rp 50 juta untuk peraih medali perak dan Rp 30 juta peraih perunggu yang akan ditransfer ke rekening atlet masing-masing secepatnya tanpa potongan pajak dan potongan lainnya," ujar Menpora saat menyambut kedatangan kontingen SOIna di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (4/8), bersama Menteri Sosial  Kofifah Indar Parawansa didampingi Deputi Pembudayaan Olahraga Kemenpora, Faisal Abdullah.

Kemenpora memberikan bonus apresiasi tersebut karena kontingen SOIna yang telah mencetak prestasi membanggakan dan mengharumkan nama bangsa di dunia internasional. Pada ajang SOWSG 2015 yang berlangsung pada 25 Juli-2 Agustus 2015 itu, mereka berhasil meraih 19 medali emas, 13 perak, dan 5 perunggu. Empat tahun lalu dalam SOWSG ke-13 tahun 2011 di Athena, Yunani, Indonesia berhasil membawa pulang 15 medali emas, 13 perak, dan 11 perunggu.


Cak Imam panggilan akrab Menpora menegaskan bahwa raihan medali tersebut merupakan sejarah baru untuk bangsa Indonesia. "Sejarah baru ini perlu dicatat oleh kita semua. Sebelumnya kami belum bisa memberikan apresiasi lebih kepada atlet SOIna, karena ini juga ada instruksi dari Presiden, maka kita perhatikan dan mereka akan mendapatkan bonus, " tambah tokoh PKB ini.

Kabag Pengembangan Penghargaan Keolahragaan Kemenpora pada Asisten Deputi Pengembangan Penghargaan dan Promosi Kemenpora, Bambang Siswanto menambahkan, bonus apresiasi yang diberikan kepada atlet dan pelatih SOIna yang berlaga SOWSG 2015, mirip seperti bonus yang diberikan kepada atlet normal dan pelatihnya yang berprestasi pada SEA Games 2015.

"Dengan catatan medali yang ada, hitungan sementara kita untuk bonus yang akan diberikan kira-kira mencapai Rp 8,9 milyar. Untuk jumlah pasti dan lebih akuratnya nanti kita hitung secara lebih detil dan teliti lagi," jelas Bambang yang turut mendampingi kontingen SOIna selama berlaga di Los Angeles.

Sementara itu, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa Peningkatan turut bangga dengan peningkatan prestasi yang dicetak kontingen SOIna kali ini. Ia berharap prestasi yang diraih para atlet ini bisa terus didukung dari semua pihak terutama Kemenpora.

"Semoga ke depan Kemenpora bisa memaksimalkan ikhtiar ini dengan begitu kompetisi ke depan akan terus mengalami peningkatan secara kuantitatif. Ini merupakan kesuksesan sinergi antara Kemensos, Kemenpora, dan SOIna. Artinya kedisiplinan dan proses pengawalan para pelatih, pimpinan SOIna, dan tim asistensi, sungguh luar biasa," tambah Khofifah.

Ke ajang SOWSG 2015, Indonesia mengirim kontingen SOINA sebanyak 41 atlet, 13 pelatih dan 6 ofisial dengan mengikuti tujuh cabang olahraga yaitu bulu tangkis, sepak bola, renang, atletik, bocce, bola basket, dan tenis meja. Sebanyak 30 dari 41 atlet tersebut berhasil menyumbang medali dari enam cabang olahraga. SOWSG ke-14 kali ini diikuti oleh 117 negara, 7.000 atlet, 3.000 pelatih, 30.000 relawan, dan dihadiri 500.000 pengunjung dan suporter dari seluruh dunia. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya