Berita

ilustrasi/net

Polisi Bongkar Prostitusi Dalam Mobil

SELASA, 04 AGUSTUS 2015 | 04:34 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya mengungkap praktik prostitusi dalam mobil di Jalan Tamansari II Nomor 6CA, Tamansari, Jakarta Barat pada Sabtu (1/8) lalu. Sebanyak 25 wanita pekerja seks komersial (PSK) diamankan. Mereka diperdagangkan mucikari di pinggir jalan tersebut.

Mereka diperiksa sebagai saksi. Sementara, ada 3 orang tersangka terdiri dari seorang mucikari dan 2 orang sopir. Mereka diancam Undang-Undang Perdagangan Manusia.

Kasubdit Remaja, Anak dan Wanita (Renakta) Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Suparmo mengatakan, mucikari tersebut memperdagangkan para 'anak asuhnya' secara terang-terangan di lokasi. Para pelaku menaruh PSK di dalam mobil yang diparkir di pinggir jalan. Kemudian, mereka dijajaki kepada para pengendara dan juga pejalan kaki.


"Di tempat itu terjadi transaksi. Lelaki hidung belang yang tertarik, akan digiring ke dalam mobil tempat di mana para PSK itu disimpan. Ada 5 unit mobil yang berisi para PSK yang siap memberikan 'jasanya' kepada calon konsumen," kata dia di Mapolda Metro Jaya, Senin (3/8).

Menurut AKBP Suparmo, para PSK ini dipatok sang mucikari rata-rata Rp 400-800 ribu sesuai grade PSK itu sendiri. Selanjutnya, pria hidung belang akan membawanya ke sebuah hotel di kawasan Tamansari, Jakarta Barat.

"Mereka ngamarnya di hotel di sekitar situ, enggak boleh dibawa ke luar Jakarta Barat," ujar AKBP Suparmo.

Berdasarkan pemeriksaan yang telah dilakukan terhadap para PSK, mereka mengaku mendapatkan uang make up sebesar Rp 150 dari sang mucikari. Gaji mereka dibayarkan tiap bulan tergantung berapa banyak lelaki hidung belang yang dilayaninya.

"Satu kali main, PSK mendapat Rp 115 ribu, tinggal dikalikan berapa kali dia main sebulannya itu. Sedangkan untuk salesnya diberi komisi sebesar Rp 100 ribu," tutur AKBP Suparmo seperti dikabarkan RMOL Jakarta.

Para PSK tersebut berasal dari daerah Jawa Tengah, Jawa Barat dan Jawa Timur. Mereka ditampung di sebuah ruko yang terletak tidak jauh dari tempat mereka menjajakan diri. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Ironi, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Kasus Narkoba

Jumat, 15 Mei 2026 | 22:14

SOKSI Bangkitkan Program P2KB, Perkuat Kaderisasi dan Konsolidasi Golkar

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:55

Konsultasi Bilateral di Moskow, RI-Rusia Soroti Konflik Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:50

Proyek Coretax DJP Digugat Buntut Aroma Monopoli

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:47

Masalah Etik dan Suap, Menteri PU Panggil Pulang ASN dari Luar Negeri

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:33

Ini Tips Menghitung Komponen Pembayaran Listrik

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:02

Nakba dan Perubahan Politik Regional di Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:57

Mantan Kepala Bakamla Ingatkan Kesiapan Finansial Negara Memodernisasi Alutsista

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:37

Menko Airlangga Bertemu PM Belarus, Ini yang Dibahas

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:36

Pakar: Ibu Kota Negara RI di Jakarta Konstitusional

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:09

Selengkapnya