Berita

foto:net

Nusantara

Terancam Pilkada Diundur, Akhirnya Pilkada Boltim Diramaikan Tiga Pasangan

SELASA, 04 AGUSTUS 2015 | 02:57 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pilkada di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Provinsi Sulawesi Utara pada pendaftaran awal 26-28 Juni sepi peminat. Dengan tidak ada satu pasangan calon yang mendaftar, Pilkada Boltim 2015 terancam ditunda hingga tahun 2017.

Namun, setelah pendaftaran diperpanjang tiga hari, 2-3 Agustus, ada tiga pasangan bakal calon bupati dan calon wakil bupati yang mendaftar. Yaitu, Candra Modeong-Supratman Datunsolang, Sam Sachrul Mamonto-Medy M. Lensun dan Sehan S Landjar-Rusdi Gumalatangit.

Dilansir dari laman kpu.go.id, Candra Modeong-Supratman Datunsolang diusung oleh Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Sam Sachrul Mamonto-Medy M. Lensun diusung oleh PDI Perjuangan dan Partai Nasional Demokrat (NasDem). Sedangkan pasangan Sehan S Landjar-Rusdi Gumalatangit diusung oleh Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Demokrat, dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).


Seperti dalam Peraturan KPU, jika di Kabupeten Boltim setelah pendaftaran diperpanjang, tetap tidak ada satu pasangan calon pun yang daftar, atau hanya ada satu pasangan seperti daerah lain, maka Pilkada-nya akan diundur hingga Pilkada serentak gelombang kedua pada tahun 2017.

KPU merilis Senin (3/8) malam, setelah melakukan perpanjangan masa pendaftaran Pilkada serentak 2015 yang dilaksanakan tanggal 1-3 Agustus, dari 13 daerah yang membuka pendaftaran kembali, terdapat 5 daerah yang telah menerima pendaftaran pasangan calon masing-masing satu pasangan calon, yaitu Kabupaten Serang, Kabupaten Pegunungan Arfak, Kabupaten Asahan, Kabupaten Purbalingga, dan Kabupaten Minahasa Selatan, serta sebanyak tiga pasangan calon yaitu di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.

Dengan demikian terdapat 7 daerah yang pasangan calonnya masih kurang dari dua pasangan calon. Yaitu Kabupaten Tasikmalaya (Jawa Barat) Kota Surabaya, Kabupaten Blitar, Kabupaten Pacitan (Jawa Timur), Kota Mataram (Nusa Tenggara Barat), Kabupatan Timor Tengah Utara (Nusa Tenggara Timur), dan Kota Samarinda (Kalimantan Timur). [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Ironi, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Kasus Narkoba

Jumat, 15 Mei 2026 | 22:14

SOKSI Bangkitkan Program P2KB, Perkuat Kaderisasi dan Konsolidasi Golkar

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:55

Konsultasi Bilateral di Moskow, RI-Rusia Soroti Konflik Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:50

Proyek Coretax DJP Digugat Buntut Aroma Monopoli

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:47

Masalah Etik dan Suap, Menteri PU Panggil Pulang ASN dari Luar Negeri

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:33

Ini Tips Menghitung Komponen Pembayaran Listrik

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:02

Nakba dan Perubahan Politik Regional di Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:57

Mantan Kepala Bakamla Ingatkan Kesiapan Finansial Negara Memodernisasi Alutsista

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:37

Menko Airlangga Bertemu PM Belarus, Ini yang Dibahas

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:36

Pakar: Ibu Kota Negara RI di Jakarta Konstitusional

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:09

Selengkapnya