Berita

Beginilah Detik-detik Pencopotan Spanduk Bergambar Jokowi

MINGGU, 02 AGUSTUS 2015 | 16:46 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) mengecam keras tindakan Danrem 052 Wijayakrama Kolonel Infantri Mohamad Zamroni yang mencabut dan membuang spanduk bergambar Presiden Joko Widodo milik Pospera.

Spanduk itu berisi ucapan selamat datang kepada Jokowi yang hadir di puncak peringatan Hari Keluarga Nasional di Lapangan Sunburst, Jalan Boulevard BSD Timur, Tangerang Selatan.

Menurut Pospera, berikut ini adalah kronologi pencopotan spanduk itu seperti disampaikan Ketua Pospera DPD Banten Ahmad Yuslizar.


Tanggal 29 Juli
Aktivis Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) DPD Banten memasang spanduk mengucapkan selamat datang kepada Presiden Joko Widodo yang akan menghadiri puncak peringatan Hari Keluarga Nasional di Lapangan Sunburst, Jalan Boulevard BSD Timur, Tangerang Selatan.

Tanggal 1 Agustus
Pukul 9.00 WIB
Sekitar 25 kader Pospera berkumpul di spanduk milik Pospera tak jauh dari lokasi acara.

Karena ada gambar Jokowi, tak sedikit anggota masyarakat yang berfoto bersama spanduk Pospera itu.

Pukul 10.00 WIB
Kader Pospera berfoto bersama dengan spanduk yang bertuliskan Musuh Kita Bukan Suku Agama dan Antar Golongan”. Saat itulah aparat dari Korem 052 Wijayakrama datang dan melarang serta mengusir mereka.

Pukul 11.00 WIB
Negosiasi gagal. Kader Pospera diusir. Mereka didorong dan terpaksa mundur sekiatr 300 meter dari lokasi.

Pukul 11.10 WIB
Danrem 052 Wijayakrama Kolonel Infantri Mohamad Zamroni datang dan berama anak buahnya mencopot spanduk yang hanya berisi ucapan selamat datang dan bergambar Presiden Jokowi yang sudah dipasang di tempat itu pada tanggal 29 Juli.

Selain itu, ada sekitar enam spanduk lain yang juga dicopot, dibuang dan dilemparkan ke jalan. [dem]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Mafia Infrastruktur Diduga Kepung Menteri Dody Lewat Isu Miring

Kamis, 06 Agustus 2026 | 00:05

Menhan hingga Ketua Komisi I DPR Terima Brevet Korps Marinir

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:46

Ketimpangan Penduduk Meningkat, Gini Ratio Naik ke 0,368

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:22

Mahkamah Agung Diminta Evaluasi Ketua PN Jakarta Timur

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:38

Gempa M 6,4 Guncang Kepulauan Talaud, Tidak Ada Korban Jiwa

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:31

Kader Golkar Wonosobo Ngadu ke DPP soal Dua Kali Musda

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:14

Di Balik Tribun Sunyi Piala Presiden, Puluhan Pecalang Jaga Harmoni El Clasico

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:09

Kisruh Diadukan ke Bahlil, Mafa Uswanas Diusulkan jadi Plt Ketum AMPI

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:50

Pergeseran Public Goods Sektor Kesehatan

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:40

BRAINS Demokrat Kolaborasi Bareng IRI Perkuat Demokrasi Lintas Negara

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:17

Selengkapnya