Berita

MUKTAMAR NU KE-33

Ini Nama-nama Kandidat Ketum PBNU

MINGGU, 02 AGUSTUS 2015 | 14:58 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Salah satu agenda penting Muktamar ke-33 di Jombang, Jawa Timur adalah pemilihan Ketua Umum PBNU atau tanfidziah. Sejumlah nama muncul di sela-sela muktamar masuk bursa kandidat.

Nama pertama yang muncul adalah KH Said Agil Siradj. Pengalaman memimpin NU lima tahun terakhir sudah dikampanyekan oleh tim pendukungnya agar muktamar kembali menetapkan Kiai Said kembali memimpin organisasi keagamaan terbesar di Indonesia ini.

Kandidat berikutnya adalah KH Sholahuddin Wahid. Jika tidak berubah sikap, maka majunya pengasuh pondok pesantren Tebu Ireng Jombang ini akan mengulang persaingan Muktamar NU ke 32 Makassar. Saat itu, Gus Sholah kalah suara dari Kiai Said.


Dua nama lainnya adalah mantan Ketua Tanfidziah PWNU Jawa Tengah Muhammad Adnan, dan Ketua Tanfidziah PWNU Jawa Timur KH Mutawakkil Alallah. Kedua nama terakhir tidak terlalu jadi sorotan karena kalah populer dengan dua nama pertama.

Selain posisi tanfidziah, nama-nama kandidat Rais Am juga mulai bermunculan. Informasi yang dihimpun Kantor Berita Politik RMOL, nama-nama yang berkembang akan diusulkan menjadi Rais Am ada tujuh orang.

Mereka adalah Pj Rais Aam saat ini, KH Musthofa Bisri (Gus Mus), mantan Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi, Pengasuh Ponpes Al Anwar Sarang Rembang KH Maimun Zubair (Mbah Mun).

Kemudian mantan Menteri Agama KH Tholhah Hasan, KH Makruf Amin, Pengasuh Ponpes Al Fadhlu wal Fadhilah Kaliwungu Kendal KH Ahmad Dimyati Rois (Mbah Dim), serta Rois Syuriah PWNU Jawa Timur KH Miftahul Akhyar.[dem]


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya