Berita

29 Demonstran Anti Pemerintah Ditangkap Polisi

MINGGU, 02 AGUSTUS 2015 | 14:52 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Setidaknya 29 demonstran anti pemerintah ditangkap polisi. Dua di antaranya adalah anggota DPR. Mereka ditangkap saat menggelar demonstrasi di Kuala Lumpur, Malaysia, mendesak polisi menangkap Perdana Menteri Najib Razak yang diduga menerima uang haram.

Straitstimes, media Singapura, melaporkan demonstrasi itu diikuti sekitar 100 orang dan berlangsung selama sekitar satu jam. Demonstrasi berakhir setelah polisi datang dan membubarkan paksa.

Situasi politik di Malaysia sedang memanas belakangan ini, terutama di kubu Umno menyusul dugaan gratifikasi atau bahkan korupsi yang melibatkan Perdana Menteri Najib.


Najib diduga kuat menerima aliran dana 1 Malaysian Development Berhad (1MDB) dari donatur program raksasa itu.

Tak sedikit pejabat di pemerintahan Najib dan di Umno yang mengecam aliran dana ke rekening pribadi Najib itu.

Najib pun tak mau kalah. Dia telah membersihkan kabinetnya dari anasir yang menurutnya tidak loyal dan menggunting dalam lipatan. [dem]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya