Berita

rmol

Politik

Presiden Turki Ajak Indonesia Mereformasi PBB

JUMAT, 31 JULI 2015 | 23:38 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Reformasi di tubuh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) turut menjadi tajuk perbincangan saat Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyambangi sejumlah anggota DPR RI di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Jumat, 31/7).

Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menegaskan bahwa dalam pertemuan itu memperbincangkan peran Indonesia dan Turki sebagai negara besar di PBB.

"Indonesia dan Turki adalah negara besar harus bisa berperan di PBB," kata Fadli, Jumat (31/7).


Menurutnya, keinginan itu didasari alasan bahwa PBB hanya dikuasai oleh lima negara yang memiliki hak veto, yaitu Amerika Serikat, Tiongkok, Rusia, Perancis, dan Inggris. Fadli Zon mengungkapkan bahwa dalam pertemuan tersebut, Erdogan menyampaikan telah melobi Tiongkok agar Indonesia dan Turki dapat dilibatkan.

"(Kata Erdogan) Presiden Tiongkok sudah menyambut baik," sambung waketum DPP Gerindra itu.

Sementara bagi Indonesia, lanjut Fadli, usulan reformasi PBB telah sesuai dengan cita-cita Presiden Jokowi. Ia berharap reformasi PBB bia memberi kesempatan bagi banyak negara untuk lebih dilibatkan dalam PBB.

"Seolah-olah dunia ini cuma punya lima negara itu," katanya.

Pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam itu, Ketua DPR Setya Novanto didampingi oleh Wakil Ketua DPR Fadli Zon, Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq, Wakil Ketua Komisi I Tantowi Yahya, dan Ketua Badan Kerjasama antar Parlemen (BKSAP) Nurhayati Assegaf. [ian]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya