Berita

Sunarto-Kuntum/net

Politik

Sempat Deadlock, Akhirnya Sunarto-Kuntum Dapat Restu SBY, Hatta dan Anis

RABU, 29 JULI 2015 | 09:06 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Di menit-menit terakhir, pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Rembang Jawa Tengah, H. Sunarto-Kuntum Khairu Basa resmi mendaftar ke KPU Rembang, Selasa (28/7) kemarin.

Sunarto mengaku belum memiliki persiapan maksimal untuk pencalonannya di Pilkada tahun ini. Apalagi keputusan untuk mengusung dirinya bersama Kuntum baru diputuskan pada Senin (27/7) malam sekitar pukul 23.00 WIB.

"Keputusannya baru Senin malam. Jadi Persiapannya belum maksimal. Terlebih lagi yang digadang untuk maju adalah Pak Harno," kata Sunarto dalam keterangannya, Rabu (29/7).


Menurut mantan Ketua DPRD Rembang 2009-2014 ini perjalanan untuk menuju pendaftaran ke KPU cukup dramatis. Selain keputusan yang mepet, rekomendasi baru dia terima pada Selasa (28/7) pukul 15.00 WIB.

"Sebenarnya penunjukan juga sempat deadlock, karena belum ada calon yang diusung. Sementara rekomendasi juga baru (Selasa, 28/7) pukul 15.00 WIB dari Pak Kuntum yang berangkat dari Jakarta," ujar Sunarto.

Kuntum menambahkan, lobi-lobi di Jakarta memang sempat deadlock karena dia yang diusung Demokrat awalnya sebagai pemimpin koalisi dengan 8 kursi DPRD bersama koalisi yang digagas dengan partai partai lain seperti PDIP, PKB, Hanura dan PKPI di detik-detik terakhir mengambil jalan sendiri sendiri.

"Ya, akhirnya keputusan untuk memunculkan nama Pak Sunarto dan saya adalah kesepakatan Demokrat PKS," ungkap Kuntum.

Kuntum yang mantan Wasekjen DPP PAN ini meski tidak direkomendasi oleh PAN tetap optimis mampu bersaing dengan calon patahana.

"Saya mendapat restu langsung dari Pak SBY, Bang Hatta Rajasa dan Ustadz Anis Matta. Saya sempatkan sowan dulu ke beliau-beliau sebelum ke Rembang untuk mendaftar. Ya budaya santri lah," tukas politisi muda yang juga ketua umum DPP Garda Muda Nasional sayap pemuda PAN ini. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Ironi, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Kasus Narkoba

Jumat, 15 Mei 2026 | 22:14

SOKSI Bangkitkan Program P2KB, Perkuat Kaderisasi dan Konsolidasi Golkar

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:55

Konsultasi Bilateral di Moskow, RI-Rusia Soroti Konflik Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:50

Proyek Coretax DJP Digugat Buntut Aroma Monopoli

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:47

Masalah Etik dan Suap, Menteri PU Panggil Pulang ASN dari Luar Negeri

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:33

Ini Tips Menghitung Komponen Pembayaran Listrik

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:02

Nakba dan Perubahan Politik Regional di Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:57

Mantan Kepala Bakamla Ingatkan Kesiapan Finansial Negara Memodernisasi Alutsista

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:37

Menko Airlangga Bertemu PM Belarus, Ini yang Dibahas

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:36

Pakar: Ibu Kota Negara RI di Jakarta Konstitusional

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:09

Selengkapnya