Berita

Bambang Brodjonegoro/net

Menkeu: Fundamental Ekonomi Indonesia Masih dalam Kondisi Baik

RABU, 29 JULI 2015 | 08:51 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Kondisi fiskal dan perekonomian nasional masih terkelola secara baik, di tengah perekonomian dunia yang penuh tantangan. Solidnya pengelolaan fiskal ini membuat kepercayaan investor tetap tinggi dan terjaga baik.

Demikian disampaikan Menteri Keuangan RI Bambang PS Brodjonegoro dalam pemaparannya berjudul 'Maintaining Growth Momentum in the Face of Uncertainty' pada acara Investor Forum Singapura, di Hotel Shangrila Singapura, Selasa (28/7).

"Di tengah ekonomi dunia yang penuh tantangan, berbagai indikator makro ekonomi menunjukkan fundamental ekonomi Indonesia masih dalam kondisi baik," kata Menkeu.


Bambang menguraikan, saat ini berbagai indikator ekonomi nasional seperti neraca perdagangan, neraca pembayaran, inflasi, dan arus investasi menunjukkan kondisi yang baik. Neraca perdagangan mengalami surplus US$ 4,35 miliar sepanjang Januari-Juni 2015. Sedangkan neraca pembayaran surplus US$ 1,3 miliar pada kuartal I-2015, dengan defisit neraca berjalan yang terus alami mengecil.

Untuk inflasi, Menkeu memprakirakan laju inflasi sepanjang tahun ini sebesar 4,21 persen. Khusus bulan Juli, inflasi bulanan sekitar 0,8-1,13 persen.

Demikian pula dengan arus investasi, baik penanaman modal asing (PMA) maupun penanaman modal dalam negeri yang tercatat terus meningkat. Investasi PMA pada kuartal II-2015 mencapai Rp 92,2 triliun, naik dari posisi kuartal I-2015 sebesar Rp 82,1 triliun. Demikian pula dengan investasi PMDN yang pada kuartal II-2015, realisasinya mencapai Rp 42,9 triliun (kuartal I Rp 42,5 triliun).

Dari sisi pengelolaan fiskal, terjaganya defisit APBN-P 2015 di angka yang kecil membuat kepercayaan investor tetap tinggi terhadap Indonesia. Tingginya kepercayaan investor terlihat dari setiap kali lelang obligasi pemerintah, baik domestik maupun internasional yang selalu alami kelebihan permintaan.

"Dalam empat kali penerbitan global bond, selalu alami kelebihan permintaan baik global bond konvensional, sukuk global hingga yang terakhir Eurobond," jelas Menkeu.

Hal yang sama juga terjadi dalam lelang SUN di pasar domestik. Menurut Bambang, dalam lima kali lelang terakhir, yakni 28 April, 11 Mei, 26 Mei, 9 Juni, dan 23 Juni, terjadi peningkatan permintaan, baik dari investor domestik maupun asing. Investasi investor asing di SUN dalam tiap lelang juga terus meningkat dari Rp 3 triliun menjadi Rp 5 triliun dan terakhir Rp 6 triliun.

"Standard and Poors juga sudah menaikkan outlook rating Indonesia menjadi positif di tengah penurunan perekonomian global dan pasar finansial," tukasnya. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Ironi, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Kasus Narkoba

Jumat, 15 Mei 2026 | 22:14

SOKSI Bangkitkan Program P2KB, Perkuat Kaderisasi dan Konsolidasi Golkar

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:55

Konsultasi Bilateral di Moskow, RI-Rusia Soroti Konflik Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:50

Proyek Coretax DJP Digugat Buntut Aroma Monopoli

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:47

Masalah Etik dan Suap, Menteri PU Panggil Pulang ASN dari Luar Negeri

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:33

Ini Tips Menghitung Komponen Pembayaran Listrik

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:02

Nakba dan Perubahan Politik Regional di Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:57

Mantan Kepala Bakamla Ingatkan Kesiapan Finansial Negara Memodernisasi Alutsista

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:37

Menko Airlangga Bertemu PM Belarus, Ini yang Dibahas

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:36

Pakar: Ibu Kota Negara RI di Jakarta Konstitusional

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:09

Selengkapnya