Berita

ilustrasi/net

Nusantara

Satu Orang Hanyut Akibat Gempa 7,2 SR di Papua

SELASA, 28 JULI 2015 | 09:58 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Akibat gempa yang mengguncang Papua Selasa pagi (28/7), satu orang dinyatakan hilang hanyut di sungai, di Kasonaweja Ibukota Kabupaten Mamberamo Raya Papua.

Demikian disampaikan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho setelah berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Papua dan BPBD Kabupaten Mamberamo terkait dampak gempa 7,2 skala richter (SR).

Update per pukul 10.28 wit dilaporkan, dampak gempa di Kasonaweja Ibukota Kabupaten Mamberamo Raya adalah berikut, dua rumah rusak ringan, satu rumah rusak berat, satu gudang swasta rusak ringan, satu rumah sakit bergerak rusak ringan.


"Dan terjadi pergeseran tanah sepanjang sekitar 50 meter. Serta satu orang hilang hanyut di sungai," sebut Sutopo dalam keterangan kepada redaksi sesaat lalu, Selasa (28/7).

Jelas Sutopo, BPBD masih melakukan pendataan. Saat gempa, guncangan dirasakan sangat kuat, dan intensitas gempa dirasakan VII MMI (sangat kuat). "Masyarakat panik dan berhamburan keluar rumah. Pasien di rumah sakit dievakuasi keluar bangunan," paparnya.

Sutopo menambahkan, tim BPBD saat ini masih berusaha menjangkau lokasi pusat gempa. "Perlu waktu sekitar lima jam jalur darat dan menyeberang sungai. Penggunaan lahan umumnya hutan dan jarang permukiman di pusat gempa, dan ksesibilitas dan komunikasi sangat terbatas," tukasnya.

Pusat gempa Papua adalah di 75 km Tenggara Mamberamo Raya Papua, 81 km Timur Laut Tolikara Papua, dan 99 km Barat Laut Mamberamo Tengah Papua. Sementara pusat gempa di darat pada kedalaman 49 km. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Gus Ipul Cek Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama Manado

Jumat, 12 Juni 2026 | 00:14

Pegawai Imigrasi Jaksel Tingkatkan Kemampuan Jurnalistik dan Kehumasan

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:46

Pengawasan MBG Harus Diperkuat Usai Dadan Dkk Dicokok Kejagung

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:28

Pemerintah Sepakati Kerangka RAPBN 2027, Pertumbuhan Ekonomi Dibidik 6,5 Persen

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:02

Piala AFF U-19: Drama VAR Kubur Impian Garuda Muda ke Final

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:56

Mahasiswa Jabar Turun ke Jalan Suarakan RUU Polri dan BBM

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:24

PLN Berhasil Operasikan Tower Emergency, Sistem Kelistrikan Sumut Kembali Normal

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:14

Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tetap, Pertamax Naik Ikuti Harga Pasar

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

Target Pendapatan Dipatok Naik, DPR Restui Minuman Manis Kena Cukai

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

PLN Pulihkan Sistem Kelistrikan Sumatera Utara 72 Jam Lebih Cepat

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:02

Selengkapnya