Berita

Soerya-Ansar/net

Nusantara

PKS Dukung Jagoan PDIP di Kepri

SELASA, 28 JULI 2015 | 09:26 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pasangan H.M. Soerya Respationo dan Ansar Ahmad resmi mendaftarkan diri sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) di KPU Kepri, Senin (27/7).

Soerya-Ansar diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan  Partai Amanat Nasional (PAN).

Pasangan ini mengantongi dukungan 20 kursi terdiri dari 9 kursi PDIP, 5 kursi Hanura, 4 kursi PKS dan 2 kursi PAN. Jumlah ini telah melampaui jumlah dukungan minimal 20 persen kursi DPRD Kepri sebanyak 9 kursi.


Pasangan yang mengusung tagline Soerya-Ansar (SAH) untuk Kepri Hebat 2016-2021 ini datang Kantor KPU Kepri mengenakan kemeja merah putih dengan paduan kopiah hitam. Di depan kantor KPU Kepri, pasangan ini disambut dengan barongsai dan tim rebana.

Pemeriksaan berkas pencalonan dilakukan oleh KPU Kepri dengan disaksikan oleh tim pasangan calon dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kepri, dimulai sejak pukul 14.30 WIB dan baru tuntas pada pukul 16.30 WIB. Dari enam jenis dokumen syarat pencalonan pasangan H.M Soerya Respationo dan Ansar Ahmad telah memenuhinya dan KPU menyatakannya memenuhi syarat.

Saat pendaftaran calon, awalnya pasangan Soerya-Ansar akan diusung oleh enam partai politik, termasuk Partai Golongan Karya. Namun pasangan tersebut hanya mendapatkan keputusan pimpinan parpol tingkat pusat tentang persetujuan pasangan calon atau formulir B.1 KWK dari DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie-Idrus Marham.

"Kita tidak dapat menerima Partai Golkar sebagai pengusung karena lembar persetujuan yang disampaikan pasangan calon hanya dari DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie dan Idrus Marham," tegas Ketua KPU Kepri Said Sirajudin seperti dilansir dari laman kpu.go.id.

Sesuai dengan peraturan KPU Nomor 9 Tahun 2015 jo peraturan KPU Nomor 12 Tahun 2015 tengang Pencalonan Pilkada, parpol yang tengah bersengketa dapat mengajukan pasangan calon sepanjang calon yang diajukan orangnya sama pada koalisi partai politik yang sama dan mendapat persetujuan dari kedua DPP yang tengah bersengketa.

Untuk diketahui, Soerya adalah Wakil Gubernur Kepri 2010-2015 dan saat ini menjabat ketua DPD PDIP Kepri, sedangkan Ansar adalah Bupati Bintan (Kepri) dan saat ini sebagai ketua DPD Golkar Kepri kubu Aburizal Bakrie. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Gus Ipul Cek Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama Manado

Jumat, 12 Juni 2026 | 00:14

Pegawai Imigrasi Jaksel Tingkatkan Kemampuan Jurnalistik dan Kehumasan

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:46

Pengawasan MBG Harus Diperkuat Usai Dadan Dkk Dicokok Kejagung

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:28

Pemerintah Sepakati Kerangka RAPBN 2027, Pertumbuhan Ekonomi Dibidik 6,5 Persen

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:02

Piala AFF U-19: Drama VAR Kubur Impian Garuda Muda ke Final

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:56

Mahasiswa Jabar Turun ke Jalan Suarakan RUU Polri dan BBM

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:24

PLN Berhasil Operasikan Tower Emergency, Sistem Kelistrikan Sumut Kembali Normal

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:14

Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tetap, Pertamax Naik Ikuti Harga Pasar

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

Target Pendapatan Dipatok Naik, DPR Restui Minuman Manis Kena Cukai

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

PLN Pulihkan Sistem Kelistrikan Sumatera Utara 72 Jam Lebih Cepat

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:02

Selengkapnya