Berita

foto:net

Hukum

Gubernur Sumut dan Istri Jalani Pemeriksaan Hari Ini

SENIN, 27 JULI 2015 | 10:17 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

. Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Gatot Pujo Nugroho beserta istri kadunya Evy Susanti hari ini (Senin, 27/7) akan diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Mereka diperiksa sebagai saksi mengenai kasus skandal suap hakim PTUN Medan yang tertangkap tangan beberapa waktu lalu.

"Beliau berdua hari ini akan dimintai keterangan terkait dugaan suap hakim PTUN di Medan," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha, Senin (27/7).


Diketahui, pemeriksaan Gatot hari ini merupakan pemeriksaan lanjutan usai politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu diperiksa selama 12 jam Rabu (22/7) lalu.

Sebelumnya KPk sudah menjadwalkan pemeriksaan lanjutan untuk Gatot pada hari Jumat (24/7). Namun, pihaknya menilai tidak mendapatkan panggilan secara resmi dari KPK sehingga ia tidak memenuhi panggilan tersebut.

Sementara istrinya, Evy Susanti juga dijadwalkan KPK untuk jalani pemeriksaan perdana pada hari Jumat yang sama. Namun, sejalan dengan suaminya, Evy mangkir dengan alasan sedang ada acara keluarga. Sehingga, pemeriksaan untuk Evy dijadwalkan ulang hari ini.

Kuasa hukum untuk pasturi ini, Razman Arief Nasution sebelumnya menjanjikan bahwa kliennya akan hadir dalam pemeriksaan hari ini. "Bu Evy dan Pak Gatot akan datang hari Senin," ujar dia, Jumat (24/7) kemarin.

Ketika dikonfirmasi, Plt Wakil Ketua KPK, Indriyanto Seno Adji mengenai kemungkinan kedua saksi tersebut dijadikan tersangka setelah penyidik KPK lakukan pemeriksaan. Ia menjelaskan semua itu tergantung dari proses pengembangannya, terlepas dalam proses tersebut bisa mengarah atau tidaknya terhadap Gatot dan Evy.

"Bahwa proses ini masih dan tergantung dari pengembangannya. Karena itu keterlibatan dan keterkaitan status dan peran Gatot-Evy sangat tergantung dari pengembangannya, terlepas proses ini bisa saja mengarah atau tidaknya ke Gatot-Evy," terang Indriyanto. [rus]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Transformasi Besar-besaran Prabowo Bikin Banyak Orang Kaget

Minggu, 21 Juni 2026 | 14:14

Wapres AS Tiba di Swiss untuk Perundingan Damai dengan Iran

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:50

KPK Ungkap Modus Pinjam Bendera di Proyek Gedung Pemkab Lamongan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:19

Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-65 untuk Jokowi Lewat Instagram

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:05

Tidak Kena Pajak Daerah, Lapangan Golf Senayan Ottolima Layak Dievaluasi

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:04

Pemerintah Sambut Kritik Mahasiswa sebagai Penyempurna Kebijakan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:00

Nanik S. Deyang Dituntut Audit Total BGN dan Program MBG

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:32

Pemerintah Harus Siapkan Solusi Jangka Panjang Usai Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24

KPK-Pemprov DKI Sebarkan Pesan Antikorupsi Lewat Halte Setiabudi Integritas

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:22

Seskab dan Kepala BNN Diskusikan Ancaman Peredaran Narkoba Lewat Vape

Minggu, 21 Juni 2026 | 11:59

Selengkapnya