Berita

donald trump/net

Ini Kandidat Partai Gajah yang Paling Difavoritkan

SENIN, 27 JULI 2015 | 08:51 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pertarungan menuju pemilihan presiden tahun depan semakin menarik dan menegangkan. Terutama di kubu penantang Partai Republik.

Pengusaha Donald John Trump mulai memperlihatkan taring dan membayang-bayangi dengan ketat mantan Gubernur Florida John Ellis Jeb Bush. Trump mengumumkan keinginannya mencalonkan diri dalam pemilihan presiden bulan lalu. Dibandingkan Jeb Bush, dia dinilai kalah start.

Namun dalam waktu satu bulan Trump kelihatannya sudah berhasil menarik perhatian publik, khususnya konstituen partai tua berlambang gajah itu. Dalam poling terakhir yang digelar CNN/ORC Internasional dan baru diumumkan hari ini terlihat betapa pendukung Partai Demokrat menginginkan Trump yang tampil di atas panggung debat calon presiden menghadapi siapapun kandidat dari Partai Demokrat.


Di kalangan Republikan yang terdaftar sebagai pemilih, sebesar 52 persen mengatakan ingin menyaksikan Trump mewakili Partai Republik dalam debat capres. Sementara hanya 33 persen yang berharap sebaliknya. Di luar itu ada 15 persen suara yang menginginkan Trump tampil sebagai calon presiden independen.

Dalam poling itu juga terlihat bahwa yang menginginkan Trump mendapatkan tiket untuk maju dalam pilpres tahun depat merupakan kelompok inti pemilih Partai Republik. Sebesar 58 persen adalah kelompok kulit putih Evangelis, 58 persen konservatifm dan 57 persen pendukung Tea Party atau kelompok yang dinilai ekstra kanan. [dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya