Berita

monas jakarta/net

Cuti Terlalu Lama, Bawahan Ahok Tegur Kepala BPSK DKI

MINGGU, 26 JULI 2015 | 10:37 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Karena libur Lebaran dan cuti yang terlalu lama, anak buah Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok), Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) DKI Irwandi telah memanggil Kepala Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) DKI Parulian Tambunan.

"Ya, yang bersangkutan sudah kita panggil kemarin," ujar Irwandi, Minggu (25/7) seperti dikabarkan RMOL Jakarta.

Dalam pemanggilan tersebut diketahui bahwa Parulian sengaja membuat jadwal cuti bersama bagi PNS BPSK sejak tanggal 13-24 Juli 2015. Padahal, Pemprov DKI menetapkan cuti bersama pada tanggal 15-21 Juli 2015.


"Alasannya, 90 persen dari pegawai BPSK bukan PNS," ujar Irwandi.

Meski demikian, Irwandi mengatakan, pihaknya tetap melayangkan surat teguran terhadap Parulian agar bisa menjadi pelajaran untuk tidak melakukan inisiatif yang tidak pada tempatnya.

BPSK sendiri berada di bawah naungan Kementerian Perdagangan RI (Kemendagri). Namun, berkantor di lantai satu gedung Bidang Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) di Jalan Perintis Kemerdekaan/BGR I No 2, Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara.

Menurut Irwandi, meski bukan di bawah Dinas KUMKMP langsung, namun BPSK sudah menjadi bagian dari komplek perkantoran di Jalan Perintis Kemerdekaan/BGR I Nomor 2, Kelapa Gading Barat, Jakut.

"Artinya, apa pun kegiatan dan kebijakan yang dilakukan BPSK, perlu diketahui dan dikoordinasikan ke pihak Dinas KUMKMP," pungkasnya.

Selain inisiatif kebijakan cuti bersama, kesalahan lain yang dilakukan PNS BPSK adalah masuk kantor saat jam kerja memasuki pukul 12.00 WIB, sedangkan aturan yang berlaku bagi PNS DKI, mewajibkan untuk datang ke kantor pukul 07.30 WIB. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Gus Ipul Cek Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama Manado

Jumat, 12 Juni 2026 | 00:14

Pegawai Imigrasi Jaksel Tingkatkan Kemampuan Jurnalistik dan Kehumasan

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:46

Pengawasan MBG Harus Diperkuat Usai Dadan Dkk Dicokok Kejagung

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:28

Pemerintah Sepakati Kerangka RAPBN 2027, Pertumbuhan Ekonomi Dibidik 6,5 Persen

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:02

Piala AFF U-19: Drama VAR Kubur Impian Garuda Muda ke Final

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:56

Mahasiswa Jabar Turun ke Jalan Suarakan RUU Polri dan BBM

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:24

PLN Berhasil Operasikan Tower Emergency, Sistem Kelistrikan Sumut Kembali Normal

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:14

Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tetap, Pertamax Naik Ikuti Harga Pasar

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

Target Pendapatan Dipatok Naik, DPR Restui Minuman Manis Kena Cukai

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

PLN Pulihkan Sistem Kelistrikan Sumatera Utara 72 Jam Lebih Cepat

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:02

Selengkapnya