Berita

Entaskan Daerah Tertinggal Dengan Penguatan Ekonomi Berbasis Lokal

JUMAT, 24 JULI 2015 | 19:57 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

 Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi optimistis dapat mengurangi jumlah desa kategori tertinggal yang sepertiga jumlahnya berada di bagian timur Indonesia, salah satunya melalui penerapan pembangunan ekonomi berbasis lokal.

"Potensi di desa yang kategori tertinggal akan mendapatkan perhatian sendiri untuk diberdayakan dan dikembangkan, baik dari sisi sarana dan prasarana, pendidikan hingga peningkatan sumber daya manusia," ujar Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Marwan Jafar kepada wartawan di Jakarta, Jumat (24/7).

Menteri Marwan menegaskan potensi lokal yang ada di wilayah timur Indonesia jika diberdayakan secara serius akan mampu mengurangi jumlah daerah tertinggal yang ada di Indonesia. Apalagi dengan adanya perkembangan teknologi di Indonesia akan bisa menciptakan fasilitas-fasilitas umum yang kualitasnya akan semakin canggih.


"Oleh karena itu, kemarin kita juga melakukan kerjasama dengan beberapa perguruan tinggi yang berada di daerah perbatasan yang mayoritas masih masuk daerah tertinggal. Kerjasama dengan perguruan tinggi ini penting untuk mengangkat beberapa potensi ekonomi berbasis lokal," kata Menteri kelahiran Pati, Jawa Tengah ini.

Dengan adanya bantuan dari perguruan tinggi, Menteri Marwan berharap bisa tercipta sarana dan prasarana dan infrastruktur yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat desa. 

"Perguruan tinggi nantinya akan melakukan riset, potensi apa yang bisa dikembangkan dan apa saja kebutuhan yang perlu dipersiapkan," ujar Menteri Marwan.

Dengan tersedianya infrastruktur di beberapa daerah tertinggal, Menteri Marwan optimis penguatan ekonomi berbasis lokal bisa diwujudkan dalam banyak hal. Misalnya seperti pembentukan Desa wisata, BUMDes, ataupun meningkatkan produktifitas produk lokal dan dibekali dengan metode pemasaran yang baik.

"Era Desa membangun ini bisa dimanfaatkan dengan memunculkan kreatifitas dan inovasi yang muncul dari desa yang salah satu tujuannya adalah meningkatkan perekonomian masyarakat perdesaan. Jika ekonomi masyarakat desa meningkat arus perputaran uang yang dulunya hanya ada di perkotaan akan mulai masuk ke pedesaan," tukas Menteri Marwan.[dem] 

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya