Berita

foto:net

Pengungsi Tolikara Butuh Pasokan Makanan dan Obat-obatan

Dompet Dhuafa Siapkan Rp 2 M Bangun Masjid Tolikara
JUMAT, 24 JULI 2015 | 07:39 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Lembaga kemanusiaan Dompet Dhuafa menggalang dana untuk membangun kembali Masjid Tolikara Papua menyusul kondisi masjid yang sudah hancur. Hal ini diharapkan agar umat muslim Tolikara segera dapat beribadah kembali dengan aman dan nyaman.

Presiden Direktur Dompet Dhuafa Ahmad Juwaini mengatakan, Dompet Duafa menyiapkan dana sebesar Rp 2 miliar untuk pembangunan masjid. Jumlah tersebut akan digabung dengan dana-dana dari lembaga lain.

"Kalau ternyata jumlah dana yang terhimpun dari masyarakat besar, bisa saja alokasi dana untuk pembangunan masjid bisa mencapai Rp 5 miliar," ungkap Ahmad di Jakarta, Jumat (24/7).


Dompet Dhuafa sendiri telah menurunkan tim kemanusiaan ke Tolikara sejak Selasa (21/7). Tim melakukan pantauan langsung sekaligus mendata berbagai kebutuhan yang diperlukan untuk respon bantuan selanjutnya.

Terkait kondisi terkini di Tolikara, berdasarkan laporan Imam Al Faruq, tim kemanusiaan Dompet Dhuafa yang diterjunkan ke Tolikara mengabarkan warga yang tempat tinggalnya terbakar, saat ini berada di pengungsian. Tercatat 243 jiwa berada di pengungsian, dan di antaranya 100 adalah balita. Jumlah pengungsi yang banyak mengakibatkan bahan makanan menipis.

"Saudara kita di Tolikara Papua, yang berada di pengungsian juga membutuhkan sejumlah kebutuhan dasar dalam waktu dekat ini. Terutama pasokan bahan makanan yang diakui sangat kurang untuk dikonsumsi tiga hari ke depan. Selain itu juga perlu adanya penambahan pasokan kelengkapan obat-obatan dan tenaga medis, serta juga trauma healing untuk memulihkan kondisi psikologis pengungsi pasca peristiwa tersebut," terang Imam. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Gus Ipul Cek Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama Manado

Jumat, 12 Juni 2026 | 00:14

Pegawai Imigrasi Jaksel Tingkatkan Kemampuan Jurnalistik dan Kehumasan

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:46

Pengawasan MBG Harus Diperkuat Usai Dadan Dkk Dicokok Kejagung

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:28

Pemerintah Sepakati Kerangka RAPBN 2027, Pertumbuhan Ekonomi Dibidik 6,5 Persen

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:02

Piala AFF U-19: Drama VAR Kubur Impian Garuda Muda ke Final

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:56

Mahasiswa Jabar Turun ke Jalan Suarakan RUU Polri dan BBM

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:24

PLN Berhasil Operasikan Tower Emergency, Sistem Kelistrikan Sumut Kembali Normal

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:14

Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tetap, Pertamax Naik Ikuti Harga Pasar

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

Target Pendapatan Dipatok Naik, DPR Restui Minuman Manis Kena Cukai

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

PLN Pulihkan Sistem Kelistrikan Sumatera Utara 72 Jam Lebih Cepat

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:02

Selengkapnya