Berita

Heni Juniarti/rmol

Partai Priboemi: Stop Eksploitasi Anak!

JUMAT, 24 JULI 2015 | 00:23 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Peringatan Hari Anak Nasional Nasional 2015 yang jatuh Kamis (23/7) kemarin harus jadi momentum bagi pemenuhan hak-hak anak. Saat ini, masih banyak anak-anak yang tidak memperoleh haknya.

"Anak-anak Indonesia harus memperoleh kesempatan yang lebih luas untuk dapat menikmati hak-hak untuk bermain dan belajar," ujar Juru Bicara Partai Priboemi, Heni Juniarti dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, tadi malam.

Menurut Heni, semestinya anak-anak Indonesia tidak dieksploitasi menjadi pekerja anak sehingga kesempatan mereka untuk belajar jauh lebih luas.


Partai Priboemi kata perempuan kelahiran Pagar Alam, Sumatera Selatan ini, memiliki keinginan melakukan peningkatan SDM anak-anak Indonesia yang lebih baik untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN.

"Kami telah menjalin kerjasama Internasional dengan beberapa Negara yang menjadi sahabat diplomasi Indonesia untuk peningkatan pendidikan anak-anak Indonesia" kata Heni yang juga General Manager salah satu hotel di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Kerjasama dalam bidang pendidikan ini, jelas Heni, diantaranya peningkatan SDM di bidang teknologi, energi, manajemen usaha mikro kecil ekonomi menengah, serta bidang tata lingkungan.

"Ini menjadi perhatian serius kami, sebab pendidikan merupakan benteng terakhir Negara kita kedepan," imbuh eksekutif muda yang baru memulai karier di politik ini.

Untuk itu dia berharap agar semua stakeholder baik pemerintah maupun swasta terus memikirkan hak-hak anak dalam belajar sehingga bangsa ini kedepan tidak menjadi tamu, tetapi menjadi tuan rumah di negerinya sendiri.[dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya