Berita

presiden joko widodo/net

WSJ Soroti Konflik Jokowi dengan Mega, JK dan Menteri-menterinya

KAMIS, 23 JULI 2015 | 22:08 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Sejak awal sudah disadari bahwa salah satu tantangan besar yang dihadapi Joko Widodo ketika berkuasa adalah kenyataan bahwa dirinya bukan bagian dari kelompok elit politik Indonesia.

Kehadirannya di atas panggung politik Indonesia diyakini dapat mengubah mengocok ulang perubahan dan memodernisasi Indonesia. Tetapi faktanya, setelah sembilan bulan berkuasa Jokowi masih jadi orang luar, tidai diperhitungkan kelompok elit yang mendominasi Indonesia.

Akibatnya, banyak rencana Jokowi yang tak jalan karena friksi politik di tingkat internal yang terlalu besar.


Demikian antara lain ulasan Wall Street Journal edisi hari ini (Kamis, 23/7).

WSJ juga menyoroti peranan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang secara de facto memiliki pengaruh sangat besar di balik Jokowi.

Jokowi sendiri mengakui bahwa dirinya harus menggelar pertemuan-pertemuan khusus dengan kelompok elit politik yang mendukungnya dalam Pilpres 2014 lalu. Namun demikian, WSJ mengutip, Jokowi mengaku tidak mendapatkan tekanan dari kelompok elit ini.

WSJ pun menyoroti konflik antara Jokowi dengan Wapres Jusuf Kalla dalam sejumlah persoalan, mulai dari urusan PSSI sampai urusan KPK. Belum lagi, sejumlah menteri di Kabiner Kerja juga pejabat pemerintahan terkadang mengeluarkan pernyataan yang bertentangan dengan pernyataan Jokowi.

"Beberapa investor khawatir apakah penampilan naif Tuan Jokowi menambah daftar hambatan," tulis WSJ

Wacana kocok ulang Kabinet Kerja yang tertunda juga memperlihatkan betapa Jokowi kurang pengalaman. [dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya