Berita

Ridwan darmawan/net

IHCS Serukan Semua Pihak Gotong Royong Ciptakan Iklim Toleran di Papua

MINGGU, 19 JULI 2015 | 07:35 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Indonesian Human Rights Commission on Social Justice (IHCS) mengutuk keras pembubaran Sholat Idul Fitri diiringi pembakaran masjid di Tolikara, Papua.

"Peristiwa pembubaran shalat Ied di Tolikara mesti dikategori sebagai pelanggaran hak menjalankan ibadah yang adalah bagian prinsip dari kebebasan beragama dan berkeyakinan," ujar Koordinator IHCS Ridwan Darmawan kepada Kantor Berita Politik RMOL, tadi malam.

Kendati demikian, katanya, peristiwa tersebut tetap mesti diselidiki untuk proses hukum lanjutan yang adil oleh pihak berwenang. 


"Pada sisi lain mesti dikecam antisipasi dan kesigapan aparat kepolisian dan pemda setempat yang sangat lamban padahal sudahh ada surat pemberitahuan untuk pembubaran sepekan sebelumnya," papar Ridwan.

Lebih lanjut dikatakan Ridwan, isu kebebasan beragama dan berkeyakinan belakangan merupakan isu yang peka di Papua. Peristiwa pembubaran shalat Ied dan pembakaran masjid di Tolikara dikhawatirkan dapat menyulut hal lebih buruk di kemudian hari. 

"Semua pihak mesti bekerja sama bahu-membahu bergotong royong menciptakan situasi kondusif dan iklim toleran dalam keberagaman di Tanah Papua," tukasnya.[dem]

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Miliki Segudang Prestasi, Banu Laksmana Kini Jabat Kajari Cimahi

Jumat, 26 Desember 2025 | 05:22

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

UPDATE

Lima Penyidik Dipromosikan Jadi Kapolres, Ini Kata KPK

Senin, 05 Januari 2026 | 12:14

RI Hadapi Tantangan Ekonomi, Energi, dan Ekologis

Senin, 05 Januari 2026 | 12:07

Pendiri Synergy Policies: AS Langgar Kedaulatan Venezuela Tanpa Dasar Hukum

Senin, 05 Januari 2026 | 12:04

Pandji Pragiwaksono Pecah

Senin, 05 Januari 2026 | 12:00

Tokoh Publik Ikut Hadiri Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:58

Tak Berani Sebut AS, Dino Patti Djalal Kritik Sikap Kemlu dan Sugiono soal Venezuela

Senin, 05 Januari 2026 | 11:56

Asosiasi Ojol Tuntut Penerbitan Perpres Skema Tarif 90 Persen untuk Pengemudi

Senin, 05 Januari 2026 | 11:48

Hakim Soroti Peralihan KUHAP Baru di Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:44

Akhir Petrodolar

Senin, 05 Januari 2026 | 11:32

Kuba Siap Berjuang untuk Venezuela, Menolak Tunduk Pada AS

Senin, 05 Januari 2026 | 11:28

Selengkapnya