Berita

Hukum

Ketua dan Komisioner KY Minta Diperiksa Habis Lebaran

SENIN, 13 JULI 2015 | 12:55 WIB | LAPORAN:

Bareskim Mabes Polri menjadwalkan pemeriksaan terhadap Ketua Komisi Yudisial Suparman Marzuki dan komisioner Taufiqurrahman Syahuri pada hari ini (Senin, 13/7), setelah keduanya ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik. Namun Suparman dan Taufiq berharap pemeriksaan ditunda hingga Lebaran usai.

"Kami sudah ajukan surat penundaan," kata Taufik yang dihubungi via seluler di Jakarta, Senin (13/7).

Jumat sore pekan lalu surat itu telah dikirim. Namun ia belum dapat memastikan adanya balasan dari Bareskim Polri. Taufiq beralasan, hari ini berhalang menghadiri panggilan penyidik Bareskim Polri karena ada rapat pleno.


" KY mintanya setelah lebaran antara 28 Juli," tambahnya.

Imbuh Taufiq, pihaknya berharap usai Lebaran nanti kasus tersebut tidak berlanjut alias bisa diselesaikan secara damai.

"Ini kan delik aduan kalau dicabut ya selesai," jelasnya.

Disinggung ada upaya kriminalisasi terhadap ketua dan komisioner KY, Taufiq pun menjawab diplomasi.

"Nggak tahulah, sebaiknya selesaikan damai saja karena ini menyangkut tugas kelembagaan. Kekhawatirkan ini bisa saja menjadi preseden kalau sampai ke jalur hukum, nggak baik," tandasnya. 

Seperti diketahui, Ketua KY Suparman Marzuki dan Komisioner Taufiqurrahman Syahuri, ditetapkan tersangka atas laporan Hakim Sarpin Rizaldi.

Polemik bermula, setelah Hakim Sarpin mengabulkan gugatan Komjen Pol Budi Gunawan yang ditetapkan tersangka oleh KPK, melalui sidang praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.[wid]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya