Berita

puspayoga/net

Menteri Puspayoga Mau Terus Tingkatkan Kualitas Koperasi

SENIN, 13 JULI 2015 | 08:39 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Kualitas koperasi harus ditingkatkan untuk memperkokoh koperasi sebagai sokoguru ekonomi nasional sehingga koperasi juga bisa sejajar dengan pelaku usaha lain, BUMN dan perusahaan swasta.

"BUMN kita perlukan untuk stabilisasi. Swasta kita harapkan untuk pertumbuhan ekonomi. Nah, peran dan fungsi koperasi ‎kita tingkatkan sebagai distribusi pemerataan kesejahteraan masyarakat. Itulah tiga pilar ekonomi ideal untuk Indonesia ke depan," kata Menteri Koperasi dan UKM, AAGN Puspayoga, di sela peringatan Hari Koperasi Nasional 2015, di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (Minggu, 12/7).

Menurut Puspayoga, tugas kementriannya adalah memperkuat kelembagaan koperasi di seluruh Indonesia dalam hal manajerial koperasi dan akses pembiayaan.


"Kita harus mengembangkan koperasi yang bagus-bagus dan harus tegas mengeluarkan koperasi yang jelek dari database koperasi nasional," tandas Puspayoga.

Terkait kualitas koperasi, Puspayoa mengungkapkan bahwa saat ini koperasi yang masuk kelas dunia sudah bertambah. Setelah sebelumnya Koperasi Warga Semen Gresik (KWSG), kini ada Koperasi Telkom yang masuk di urutan 128 diantara 300 koperasi kelas dunia di seluruh dunia.

"Saya yakin ke depan akan ada lagi koperasi kita yang masuk di jajaran itu. Misalnya, Kospin Jasa Pekalongan, yang CSR-nya saja sudah mampu membangun rumahsakit mewah," demikian Puspayoga. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya