Berita

Hukum

PRAJURIT KOSTRAD DIKEROYOK

KSAD Serahkan Pengusutan Kasus ke Polisi

MINGGU, 12 JULI 2015 | 21:46 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Satu dari dua anggota Kostrad yang dikeroyok puluhan orang di Gowa, Sulawesi Selatan, meninggal dunia.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Gatot Nurmantyo menyerahkan sepenuhnya pengusutan ke pihak kepolisian.

"Saya yakin polisi sangat profesional untuk mengungkap kejadian tersebut," ujar Jenderal Gatot dalam keterangan tertulis kepada redaksi sesaat lalu.


Pengeroyokan berujung penikaman terhadap dua anggota Kostrad itu terjadi pada Minggu (12/7) dini hari, sekira pukul 01.30 WITA.

Pratu Aspin Mallobasang, anggota Yonif 433 Kostrad mengalami luka tusuk dan berhasil melarikan diri, sementara Pratu Fatku Rahman anggota Brigif L-3/K meninggal dunia akibat kejadian itu.

Pengeroyokan, menurut Jenderal Gatot, dilakukan oleh sekitar 20 orang di real parkir Lapangan Syekh Yusuf, Jalan masjid Raya, Sungguminasa. Kedua anggotanya dikeroyok saat menonton festival bedug, mengisi cuti lebaran.

"Kejadian pembunuhan yang tidak terlihat dan tidak ada saksi saja bisa terungkap apalagi ini didepan umum," demikian Jenderal Gatot yang juga calon Panglima TNI.[dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya