Berita

Politik

Prof. Romli: ICW, Jangan Alihkan Masalah Jadi Urusan Pers!

MINGGU, 12 JULI 2015 | 16:21 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Guru Besar Hukum Pidana dari Universitas Padjadjaran Prof. Romli Atmasasmita merasa aneh dengan sikap Indonesia Corruption Watch (ICW) yang meminta bantuan Dewan Pers untuk menyelesaikan masalah diantara mereka.

"ICW ngadu ke dewan pers karena Romli laporin mereka ke Bareskrim, memangnya ICW sdh alih profesi jadi insan pers?" kata Romli dalam akun twitternya, @romliatma.

Romli beranggapan langkah ICW 'menyeret-nyeret' Dewan Pers sebagai upaya pengalihan masalah. ICW, saran dia, harus membaca UU Pers dengan bener.


"Jgn alihkan isu jadi urusan pers sementara ICW ngelak tggjwb atas ocehannya sendiri. Jadilah laki-laki," tantang Romli.

Romli juga mempertanyakan sikap dua anggota ICW, Adnan Topan Husodo dan Emerson Yuntho yang dua kali mangkir dari panggilan kepolisian.

"Sebaiknya ICW gunakan mantra mereka untuk koruptor; "kl gak salah knp takut" diperiksa Bareskrim?" sindir Romli.

Seperti diketahui, pada Kamis (21/5) lalu, Romli mengadukan Emerson dan Adnan ke Bareskrim Polri atas dugaan tindak pidana pencemaran nama baik terhadap dirinya.

Romli merasa pernyataan terlapor di sejumlah media massa telah mencemarkan namanya. Keduanya membuat pernyataan yang mengesankan Romli pro koruptor karena bersedia hadir sebagai saksi meringankan di sidang praperadilan Budi Gunawan.

Selain Emerson dan Adnan, Romli juga melaporkan mantan penasihat KPK Said Zainal Abidin atas tuduhan yang sama.

Pernyataan ketiganya dikutip harian Kompas, Tempo, dan The Jakarta Post.[dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya