Berita

Komite I Prioritaskan Penyusunan RUU Pertanahan

JUMAT, 10 JULI 2015 | 17:25 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) memprioritaskan penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pertanahan sebagai usul inisiatif.

Kendati Komisi II DPR selaku pengampu draftnya beserta naskah akademik, Komite I DPD RI tetap menyusun RUU Pertanahan versinya.
 
"RUU Pertanahan disepakati sebagai prioritas dalam kertas kerja kita," ujar Wakil Ketua Komite I DPD RI Benny Rhamdani dalam Sidang Paripurna DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (9/7).


Komite I menyusun RUU Pertanahan versinya karena Komite I periode yang lalu menyetujui dan mengesahkan RUU Hak Atas Tanah dan RUU Pengadilan Agraria sebagai usul inisiatifnya.

Menyikapi konflik agaria yang marak terjadi di daerah, DPD RI membentuk Panitia Khusus (Pansus) Agraria dan Sumberdaya Alam, juga Pansus Pertambangan dan Pansus Dana Bagi Hasil (DBH).
 
Selama menyusun RUU, kata Benny senator asal Sulawesi Utara, Komite I melakukan serangkaian kegiatan seperti rapat kerja (raker), rapat dengar pendapat (RDP)/rapat dengar pendapat umum (RDPU), studi referensi ke Cina, Swedia, dan Afrika Selatan, serta seminar uji sahih di Riau, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Kami telah melakukan finalisasi RUU Pertanahan. Tapi, beberapa materi RUU masih perlu penajaman dan perumusan, maka kami akan menyerahkan draftnya beserta naskah akademik pada masa sidang nanti untuk harmonisasi dan sinkronisasi sekaligus pemantapan konsepsi," demkikian Benny.[dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya