Berita

Politik

Ring Satu Presiden Harus Dirombak, Pratikno Harus Mundur

RABU, 08 JULI 2015 | 17:01 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Berkali-kali ring satu Presiden Jokowi membuat kesalahan fatal. Kali ini, mengganti kepanjangan BIN menjadi Badan Intelijen Nasional dalam undangan resmi pelantikan Panglima TNI dan Kepala BIN, padahal yang benar adalah Badan Intelijen Negara.

"Memang kesalahan buru-buru diperbaiki dengan membuat undangan baru. Tapi ralat itu tidak bisa begitu saja menghapus kesalahan yang diperbuat. Tingkat kesalahannya sudah tidak bisa dimaafkan lagi karena dilakukan berkali-kali," ujar Sekretaris Jenderal Himpunan Masyarakat Untuk Kemanusiaan dan Keadilan (HUMANIKA) Sya'roni kepada redaksi sesaat lalu, Rabu (8/7).

Menurut dia, kesalahan berulang-ulang ini telah menjatuhkan lembaga kepresidenan. Bahkan bisa dikatakan telah mendegradasi marwah lembaga kepresiden menjadi hanya selevel organisasi abal-abal.


"Seharusnya di tingkat ring satu kepresidenan tidak boleh terjadi kesalahan sekecil apapun," tegasnya.

Dikatakannya, seluruh dokumen yang dikeluarkan oleh ring satu presiden harus benar-benar presisif. Tidak menolerir adanya kesalahan dalam bentuk apa pun. Dokumen harus dibuat melalui proses yang matang dan dikeluarkan dalam pengawasan yang ketat.

"Terjadinya kesalahan yang berulang-ulang membuktikan sumber daya di ring satu presiden tidak memenuhi kualifikasi. Terlalu ceroboh dan gegabah. Memiliki tingkat ketelitian yang sangat rendah. Oleh karena itu sebagai solusi yang mujarab harus dirombak total," kata Sya'roni.

"Khusus untuk Mensesneg Pratikno, harus legowo mengundurkan diri. Pratikno harus menyadari bahwa dirinya selama ini telah membebani presiden dan menjadikan presiden sebagai sasaran empuk kritik dari rakyat," tukasnya.[dem]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Penempatan Manajer Kopdes Harus Dilakukan Agar Tidak Terjadi Pemborosan APBN

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:24

Industri Alas Kaki Serap 3,8 Juta Pekerja

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:18

SHOW Token Siap Listing di Indodax, Bidik Perluasan Pasar Indonesia

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:14

Indonesia Gandeng Panama Perluas Kerja Sama Ekonomi dan Investasi

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:11

Nikita Bier Mundur dari Jabatan Kepala Produk X

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:02

BNBR Jadi Sorotan, Ratusan Juta Saham Diperdagangkan Pagi Ini

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:49

Zulhas Bongkar Fenomena Kepala Daerah Disponsori "Toke"

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:28

Antusiasme Membludak, 128 Ribu Orang Berebut Tiket Upacara HUT Ke-81 RI

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:16

Ekonomi Kuartal II Tumbuh 5,29 Persen, DPR Soroti Ketergantungan pada Konsumsi

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:13

Kemenag Rilis 40 Buku Digital PAI, Terintegrasi dengan Teknologi AI

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:06

Selengkapnya