Berita

REPRO

KEPANJANGAN BIN

Akhirnya, Kementerian Sekretariat Negara Meminta Maaf

RABU, 08 JULI 2015 | 11:46 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Kementerian Sekretariat Negara memohon maaf atas kesalahan dalam penulisan undangan pelantikan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) dan Panglima TNI. Dalam undangan pelantikan itu, BIN ditulis sebagai Badan Intelijen Nasional.

Permintaan maaf ini disampaikan oleh Deputi bidang Protokol, Pers dan dan Media Sekretariat Presiden, Djarot Sri Sulistyo, dalam keterangan tertulis beberapa saat lalu (Rabu, 8/7).

Djarot menerangkan bahwa Kementerian Sekretariat Negara telah cepat menarik dan mengganti dengan penulisan yang benar setelah menyadari kesalahan teknis penulisan pada undangan pelantikan Kepala BIN dan Panglima TNI.


"Penulisan yang benar adalah Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), sesuai dengan undangan yang telah kami kirimkan kembali pada tamu/pekabat yang diundang," tulis Djarot.

Atas hal ini, Kementerian Sekretariat Negara memohon maaf dan akan berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan perbaikan dan peningkatan layanan kualitas administrasi di lingkungan Lembaga Kepresidenan. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya