Berita

Beredar Undangan Pelantikan Kepala BIN Salah Tulis Singkatan

RABU, 08 JULI 2015 | 06:18 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ada hal cukup mengusik dari surat undangan pelantikan Kepala BIN dan Panglima TNI. Di dalam surat undangan ada kesalahan tulis yang sangat elementer.

BIN ditulis singkatan dari Badan Intelijen Nasional, bukan Badan Intelijen Negara.

Surat undangan dibuat dan diedarkan oleh dan atas nama Menteri Sekretaris Negara.


Pada bagian atas undangan nampak lambang Garuda sebagai kop surat, di bagian kiri surat ada cap resmi Setneg, nomor kontak untuk konfirmasi kehadiran di pojok kiri bawah dan pemberitahuan soal pakaian yang dikenakan undangan di pojok kanan bawah surat.

Kesalahan sangat jelas terlihat pada baris ke enam tulisan di surat undangan. Di situ tertulis, Kepala Badan Intelijen Nasional (perhatikan gambar di atas).

Undangan pelantikan Kepala BIN dan Panglima TNI yang salah tulis singkatan BIN ini beredar luas pada jam-jam sahur tadi. Gambar undangan antara lain muncul di jejaring Kaskus diupload oleh akun hamizan77.

Undangan salah tulis singkatan ini juga menyebar diantara pengguna blackberry massanger. Diantara beberapa kontak bahkan menggunakan gambar undangan tersebut sebagai poto profile alias DP.

Belum bisa dipastikan surat undangan tersebut benar dikeluarkan Setneg atau bukan. Namun yang pasti, di dalam undangan disebutkan pelantikan Kepala BIN dan Panglima TNI akan dilaksanakan Rabu ini (8/7) di Istana Negara oleh Presiden Jokowi, pukul 13.00 WIB. Sementara tidak disebut dalam surat undangan Kepala BIN yang akan dilantik adalah Letjen (purn) Sutiyoso sementara Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.[dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya