Berita

SURVEI KEDAI KOPI

Ahok Mulai Disaingi Ridwan Kamil

SENIN, 06 JULI 2015 | 14:59 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Terpaan media terhadap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama menjadikannya sebagai figur populer (92,4 persen) dibandingkan tokoh ‎lainnya. Ahok pun dinilai masih memiliki kans menjadi Gubernur periode selanjutnya dengan elektabilitas paling tinggi 32,8 persen, dibandingkan tokoh lain yang mungkin akan maju sebagai bakal calon Gubernur DKI Jakarta.

Demikian hasil survei survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (kedaiKOPI). Survei ini melibatkan 250 responden. Pemilihan sample dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling. Proses pengumpulan data dilaksanakan pada 26 Mei sampai dengan 3 Juni 2015, melalui wawancara tatap muka menggunakan kuesioner terstruktur.

Menurut Pollster KedaiKOPI, Hendri Satrio, responden dipilih berdasarkan karakteristik tertentu. Di antaranya berpenghasilan di atas Rp 5 juta; mempunyai mobil; memiliki latar belakang pekerjaan di salah satu unit usaha; memiliki jabatan sekurang-kurangnya assisten manager atau sederajat; dan bekerja di salah satu kawasan segi tiga emas, yaitu Sudirman, Thamrin, dan Kuningan-Rasuna Said.


"Namun meski dari sisi popularitas dan elektabilitas masih tertinggi, Ahok mulai disaingi Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil yang popularitasnya mencapai 80,4 persen dan tingkat eletabilitasnya 31,6 persen. Populartitas dan elektabilitas Ridwan Kamil ini jauh di atas Wakil Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat dengan popularitas 57,6 persen dan elektabilitas 4 persen," kata Hendri beberapa saat lalu (Senin, 5/7).

Hendri menamabahkan, beberapa tokoh lain muncul seperti Tri Rismaharini (Wali Kota Surabaya), Boy Sadikin (Ketua DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta), Sylviana Murni (Deputi Gubernur Bidang Kebudayaan dan Pariwisata) dan Dedy Mulyadi (Bupati Purwakarta). [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya