Berita

sigit priadi Pramudito/net

DIREKTORAT PAJAK

Pejabat yang Sering Mengeluh Tak Layak Dipertahankan

SENIN, 06 JULI 2015 | 12:06 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Direktur Jenderal Pajak Sigit Priadi Pramudito dinilai mbalelo karena kerap bersuara negatif dalam menjalankan tugas.

Sigit Priadi dianggap tidak serius dalam menjalankan tugas serta kerap melawan Presiden Joko Widodo dan Menteri Keuangan, padahal ia baru saja diangkat sebagai Dirjen Pajak.

Penilaian di atas disampaikan pengamat Kebijakan Publik Ucok Sky Khadafi di Jakarta, Senin siang (6/7).


Menurut USK, keluhan-keluhan Sigit Priadi mengenai beratnya target pajak yang ditetapkan Presiden Jokowi memperlihatkan kapasitas Sigit Priadi yang tidak mumpuni. Juga membuat publik bertanya, apakah Sigit Priadi meragukan amanat Presiden.

Menurutnya, jika Dirjen Pajak dipertahankan akan menimbulkan dampak negatif buat kinerja pemerintah dalam sektor penerimaan negara.

Padahal, sejak awal dalam fit and proper test calon Dirjen Pajak sudah mengetahui akan diberi target pajak yang tinggi. Tapi sekarang kok kesannya menyerah,” USK.

Ia mengatakan, banyak cara yang inovatif yang mesti ditempuh Dirjen Pajak dalam mencapai target Pajak pada tahun ini walaupun situasi perekonomian tidak kondusif.

USK menambahkan, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro sudah memberikan semua kewenangan juga telah menaikkan remunerasi pegawai Ditjen Pajak agar bersemangat dalam menagih pajak-pajak yang belum tersentuh. Namun nyatanya, penerimaan pajak belum optimal.

Menurutnya, tidak elok mempertahankan pejabat yang tidak punya semangat dan lebih banyak mengeluh seperti itu. [dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya